Ombudsman Nobatkan Lapas Bojonegoro Terbaik di Jawa Timur, Reformasi Pelayanan Tuai Hasil

  • Bagikan
IMG 20260410 WA0097

BOJONEGORO — Transformasi pelayanan publik di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro kembali mendapat pengakuan nasional. Dalam penilaian yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia, Lapas Bojonegoro berhasil menempati posisi teratas untuk kategori Lapas dan Rumah Tahanan Negara se-Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Triyoga Muhtar Habibi kepada Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca, dalam seremoni resmi yang digelar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Surabaya.

Berdasarkan hasil evaluasi, Lapas Bojonegoro meraih nilai 83,91 dengan predikat “baik”. Penilaian tersebut mencerminkan performa institusi dalam berbagai aspek krusial, termasuk transparansi pelayanan, akuntabilitas, serta kemampuan merespons kebutuhan masyarakat secara efektif.

Pencapaian ini menandai peningkatan kualitas layanan yang konsisten, sekaligus memperlihatkan keberhasilan upaya pembenahan internal yang dilakukan secara berkelanjutan.

Hari Winarca menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh jajaran petugas. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen bersama dalam menjaga standar pelayanan yang profesional dan berintegritas.

Capaian ini adalah milik bersama. Kami akan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan, Lapas Bojonegoro akan terus memperkuat sistem pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat, guna memastikan setiap layanan yang diberikan semakin efektif dan tepat sasaran.

Pengakuan dari Ombudsman ini menjadi indikator penting bahwa reformasi birokrasi di sektor pemasyarakatan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *