BOYOLALI – Persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2027 mulai dimatangkan. Kodim 0724/Boyolali bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Boyolali melakukan pengecekan lapangan terhadap calon sasaran fisik TMMD di Desa Tegalgiri, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Bati Staf Ter Kodim 0724/Boyolali, Peltu Sutarto, bersama tim dari Dispermades sebagai bagian dari tahapan awal penyusunan program pembangunan terpadu yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang. Survei lapangan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap usulan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup warga.
Dalam pengecekan tersebut, tim melakukan verifikasi kondisi lapangan, pengukuran panjang dan lebar lokasi, serta perhitungan volume pekerjaan yang direncanakan. Data teknis yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar dalam proses perencanaan sekaligus bahan pertimbangan penetapan prioritas pembangunan pada program TMMD 2027.
Peltu Sutarto menjelaskan bahwa tahapan survei dan verifikasi lapangan memiliki peran strategis dalam menjamin keberhasilan pelaksanaan program. Menurutnya, setiap usulan pembangunan harus melalui kajian yang cermat agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan bahwa sasaran fisik yang diusulkan benar-benar dibutuhkan masyarakat, memiliki nilai manfaat yang tinggi, dan layak untuk dilaksanakan dalam program TMMD Tahun Anggaran 2027,” ujarnya.
Ia menambahkan, akurasi data lapangan menjadi faktor penting dalam menyusun perencanaan pembangunan yang efektif. Dengan demikian, pelaksanaan program nantinya tidak hanya berjalan sesuai target, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah pedesaan.
Program TMMD selama ini menjadi salah satu instrumen pembangunan yang memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui pendekatan gotong royong, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.
Keterlibatan Dispermades dalam proses verifikasi menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap tahapan perencanaan berjalan secara terukur dan akuntabel. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan dilaksanakannya survei lapangan sejak dini, Kodim 0724/Boyolali dan Dispermades Kabupaten Boyolali berupaya memastikan bahwa TMMD 2027 tidak sekadar menjadi agenda pembangunan rutin, melainkan sebuah program yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Desa Tegalgiri dan wilayah sekitarnya. Melalui perencanaan yang matang dan berbasis kebutuhan lapangan, TMMD diharapkan menjadi katalisator pembangunan desa yang efektif, inklusif, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.












