Warga Klepek Serbu Pangan Murah, GPM DKPP Bojonegoro Ringankan Beban Keluarga

  • Bagikan
1000392827

BOJONEGORO – Balai Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, berubah menjadi pusat aktivitas warga pada Selasa (11/8/2026). Masyarakat berdatangan memanfaatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro untuk memperoleh berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Sejak kegiatan dibuka, warga tampak antusias mendatangi lokasi. Sejumlah komoditas pangan, termasuk beras dan kebutuhan pokok lainnya, menjadi pilihan masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menekan pengeluaran sehari-hari.

Bagi warga Klepek, GPM memberikan keuntungan dari sisi akses maupun harga. Kegiatan yang digelar langsung di lingkungan desa membuat masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro Zaenal Fanani mengatakan, GPM merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan akses pangan yang lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat.

“Agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah,” ujarnya.

Zaenal menjelaskan, stabilitas pangan tidak hanya berkaitan dengan tersedianya bahan pangan di pasaran. Kemampuan masyarakat untuk membeli kebutuhan tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pelaksanaan GPM sebagai salah satu langkah untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan dan daya beli masyarakat. Terlebih, harga sejumlah komoditas pangan dapat mengalami perubahan mengikuti kondisi pasar.

“Pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar, terutama ketika terdapat komoditas yang mengalami kenaikan harga,” jelasnya.

Antusiasme warga menjadi gambaran bahwa kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Suharti, salah seorang warga Klepek, mengaku keberadaan GPM cukup membantu keluarganya dalam memenuhi kebutuhan pangan.

“Alhamdulillah, saya senang ada Gerakan Pangan Murah seperti ini. Harganya lebih terjangkau dan tempatnya juga dekat, sehingga kami bisa membeli kebutuhan pangan untuk keluarga,” ungkap Suharti.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti di Desa Klepek, tetapi dapat terus dilaksanakan secara bergilir di wilayah lainnya. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas.

Kehadiran GPM di tingkat desa juga memperlihatkan bagaimana kebijakan ketahanan pangan diterjemahkan dalam bentuk pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah tidak hanya berupaya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga mendekatkan komoditas pangan kepada konsumen.

Melalui pelaksanaan GPM secara berkelanjutan, Pemkab Bojonegoro berkomitmen menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. Di tingkat desa, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya konkret untuk memastikan kebutuhan pangan keluarga tetap dapat dipenuhi secara lebih mudah, terjangkau, dan berkelanjutan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *