Wakapolri Tinjau Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor, Ratusan Warga Nikmati Layanan Medis Gratis

  • Bagikan
WhatsApp Image 2026 06 15 at 07.32.29

Bogor — Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 Dhira Brata menggelar kegiatan Bakti Kesehatan di Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026).

Sejak pagi hari, ratusan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan untuk memperoleh layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim medis dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sekaligus tingginya kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau.

Momentum tersebut semakin bermakna dengan kehadiran langsung Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Si., yang meninjau pelaksanaan kegiatan sekaligus menyapa masyarakat yang tengah menunggu giliran pemeriksaan.

Di sela-sela kunjungannya, Wakapolri tampak menyusuri barisan warga, berdialog secara hangat, serta menanyakan kondisi kesehatan mereka satu per satu. Kehadirannya menciptakan suasana akrab yang memperlihatkan sisi humanis institusi Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Semoga masyarakat Bogor selalu sehat. Saya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk memeriksakan kesehatannya. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin baik,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit harus terus didorong agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Wakapolri juga menekankan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada tahap diagnosis awal semata. Ia meminta agar setiap temuan yang membutuhkan penanganan lanjutan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi antara Polres Bogor dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

“Kami berharap hasil pemeriksaan kesehatan hari ini dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan masyarakat secara lebih optimal. Apabila ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, kami akan mendorong tindak lanjut agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan terbaik dan berkesinambungan,” katanya.

Tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana berbagi kepedulian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 500 paket sembako disalurkan kepada warga, termasuk anak-anak yang memerlukan perhatian khusus, anak yatim, serta kaum dhuafa.

Pada sektor kesehatan, masyarakat memperoleh berbagai layanan yang mencakup pemeriksaan tanda-tanda vital, konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium sederhana, pemberian obat-obatan, edukasi kesehatan, pembagian 100 kacamata baca gratis, hingga distribusi 100 paket peningkat imunitas.

Kepala Satuan Kesehatan Pusdokkes Polri, Kombes Pol dr. Alexy Oktoman Djohansjah, Sp.OG., Subsp.Onk., menjelaskan bahwa seluruh layanan telah dipersiapkan secara komprehensif guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas.

“Kami mempersiapkan kapasitas pelayanan kesehatan untuk sekitar 500 masyarakat. Seluruh tenaga medis, sarana kesehatan, obat-obatan, ambulans, hingga peralatan pemeriksaan telah kami siapkan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang maksimal,” jelasnya.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Pusdokkes Polri mengerahkan 40 personel tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, perawat, petugas laboratorium, serta didukung empat unit ambulans yang disiagakan selama kegiatan berlangsung.

Dari total pelayanan yang diberikan, sebanyak 204 warga berhasil menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasil evaluasi medis menunjukkan bahwa hipertensi menjadi keluhan terbanyak yang ditemukan dengan 45 kasus. Selanjutnya, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tercatat sebanyak 32 kasus, gastritis atau dispepsia 25 kasus, diabetes melitus 18 kasus, dermatitis 15 kasus, nyeri otot dan sendi 12 kasus, asam urat 10 kasus, dislipidemia delapan kasus, gangguan mata tujuh kasus, anemia lima kasus, serta berbagai keluhan lainnya sebanyak 27 kasus.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi tantangan kesehatan yang memerlukan perhatian serius melalui pemeriksaan rutin, edukasi kesehatan, serta pengobatan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang merasakan manfaat langsung dari layanan yang diberikan. Salah satunya disampaikan oleh Susanti, warga Desa Sukakarya, yang mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Kami jadi mengetahui kondisi kesehatan kami masing-masing. Pelayanannya sangat baik, para dokter dan anggota Polri juga ramah. Kami merasa senang karena Bapak Wakapolri datang langsung menyapa dan melihat kondisi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara Polri, tenaga kesehatan, dan Alumni Akpol 1990 Dhira Brata, kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi bentuk pelayanan sosial semata, tetapi juga menjadi manifestasi nyata komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Lebih dari sekadar pemeriksaan kesehatan dan penyaluran bantuan sosial, kegiatan tersebut memperlihatkan upaya membangun budaya kepedulian bersama, memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan publik yang dirasakan secara langsung manfaatnya oleh warga.

Di tengah berbagai tantangan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat, langkah preventif dan pendekatan humanis seperti ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera, sekaligus menegaskan peran Polri sebagai institusi yang hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat melalui aksi nyata.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *