TNI Lepas Mayor Inf Purn Sukarjiman, Pengabdian Panjang Dihormati dalam Upacara Pemakaman Militer

  • Bagikan
IMG 20260818 WA0092

BOYOLALI – Suasana duka menyelimuti Dukuh Ngrancah, Desa Pusporenggo, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Selasa (18/8/2026). Di tempat tersebut, keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengantarkan almarhum Mayor Inf Purn Sukarjiman ke peristirahatan terakhir melalui upacara pemakaman militer.

Upacara dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh penghormatan sebagai bentuk penghargaan terakhir atas pengabdian almarhum selama menjalani masa dinas sebagai prajurit TNI AD.

Pemakaman militer tidak sekadar menjadi rangkaian prosesi kedinasan. Di balik setiap penghormatan yang diberikan, tersimpan penghargaan atas pengabdian seorang prajurit yang sepanjang masa tugasnya telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan loyalitasnya kepada bangsa dan negara.

Dalam amanatnya, Mayor Inf Sri Suraya mengatakan bahwa upacara pemakaman militer merupakan tradisi sekaligus bentuk penghormatan terakhir institusi TNI kepada prajurit yang telah memberikan dharma baktinya.

“Sudah seharusnya kita mengenang dan menghormati segala jasa-jasa almarhum sebagai panutan dalam mengemban tugas kepada bangsa dan negara. Kami juga memohon agar segala kesalahan dan kekhilafan almarhum, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, dapat dimaafkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh keluarga, rekan sejawat, dan para pelayat untuk mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kepergian Mayor Inf Purn Sukarjiman, menurut Kasdim, menjadi kehilangan bagi keluarga besar TNI. Semasa mengemban tugas, almarhum dikenal sebagai prajurit yang memegang teguh prinsip perjuangan, memiliki loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menjunjung tinggi disiplin dan tanggung jawab.

Jejak pengabdian almarhum juga tercatat di lingkungan Kodim 0723/Klaten. Sebelum memasuki masa purna tugas, Mayor Inf Purn Sukarjiman pernah menjadi bagian dari satuan tersebut dan dipercaya menduduki jabatan sebagai Kasdim 0723/Klaten.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian almarhum di lingkungan TNI AD. Selama berdinas, ia dikenal memiliki semangat pengabdian serta berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi satuan yang menjadi tempatnya bertugas.

“Atas nama Negara, Tentara Nasional Indonesia, keluarga besar Kodim 0724/Boyolali dan seluruh yang ditinggalkan, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya disertai doa yang tulus kepada almarhum,” kata Mayor Inf Sri Suraya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, ia menyampaikan belasungkawa sekaligus harapan agar keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

“Kepergian ini merupakan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa,” lanjutnya.

Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan penghormatan terakhir kepada almarhum. Dalam suasana yang hening, penghormatan tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan seorang prajurit sekaligus simbol penghargaan institusi TNI atas pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

Bagi keluarga dan rekan-rekan seperjuangan, kepergian Mayor Inf Purn Sukarjiman bukan sekadar kehilangan seorang anggota keluarga, melainkan juga perpisahan dengan sosok prajurit yang telah melewati perjalanan panjang dalam pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *