Wonogiri – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap II di Desa Hargantoro, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek fundamental pembangunan manusia. Melalui serangkaian kegiatan nonfisik, TNI berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Danramil 07/Tirtomoyo Kodim 0728/Wonogiri, Kapten Inf Agung Suwarno, di Balai Desa Hargantoro, Rabu (6/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembinaan mental serta ideologi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan penyuluhan menjadi bagian strategis dari program TMMD, yang tidak kalah penting dibandingkan pembangunan rabat jalan yang tengah berlangsung.
Pembangunan fisik memang terlihat secara kasat mata, tetapi pembangunan nonfisik adalah fondasi utama dalam membentuk karakter masyarakat yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.
Materi penyuluhan mencakup wawasan kebangsaan, bela negara, serta edukasi kesehatan masyarakat. Penanaman nilai-nilai Pancasila menjadi fokus utama, sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui pendekatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga memiliki kesadaran aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kapten Agung juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda sebagai penerus bangsa. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap Pancasila harus tertanam kuat sejak dini.
Generasi muda harus benar-benar memahami Pancasila sebagai cerminan kepribadian bangsa, yang berpijak pada semangat Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu,” tegasnya.
Program nonfisik TMMD ini sekaligus menjadi ruang dialog antara TNI dan masyarakat, memperkuat kedekatan emosional serta membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya persatuan di tengah keberagaman.
Dengan pendekatan yang menyeluruh, TMMD di Hargantoro tidak hanya menghadirkan perubahan fisik berupa akses jalan yang lebih baik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang diharapkan mampu menjadi bekal masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial di masa depan.












