TMMD Kodim 0724/Boyolali Dorong Generasi Muda Raih Karier Militer Melalui Sosialisasi Rekrutmen TNI AD

  • Bagikan
IMG 20260728 WA0088

Boyolali — Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0724/Boyolali memanfaatkan program pembangunan terpadu tidak hanya untuk memperkuat infrastruktur desa, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi penerimaan Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun 2026 yang digelar di SMK Negeri 1 Wonosegoro, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang diikuti para pelajar itu menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam memperluas akses informasi mengenai rekrutmen prajurit kepada generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai bela negara, disiplin, dan semangat pengabdian kepada tanah air sejak dini.

Dalam pemaparannya, Peltu Mujiono mengajak para siswa untuk tidak ragu mewujudkan cita-cita menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Menurutnya, kesempatan tersebut terbuka bagi seluruh warga negara yang memenuhi persyaratan administrasi, kesehatan, jasmani, serta akademik sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Ia menjelaskan secara rinci mekanisme penerimaan Calon Bintara dan Calon Tamtama PK TNI AD Tahun 2026, mulai dari tahapan pendaftaran, proses seleksi, hingga persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap calon peserta. Penjelasan tersebut diberikan agar para pelajar memperoleh pemahaman yang utuh mengenai proses rekrutmen dan dapat mempersiapkan diri secara optimal.

Peltu Mujiono juga menyampaikan bahwa pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi rekrutmen TNI AD maupun secara langsung dengan mendatangi satuan TNI AD terdekat. Bagi masyarakat di wilayah Wonosegoro, Koramil 17/Wonosegoro siap memberikan informasi, konsultasi, serta pendampingan kepada calon peserta yang mengalami kendala selama proses pendaftaran.

Dalam kesempatan itu, ia kembali menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya. Kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan individu, hasil pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, akademik, serta tahapan pengujian lainnya sesuai standar yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. TNI AD, kata dia, berkomitmen menjaga integritas proses seleksi sehingga setiap peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kompetensi dan prestasi.

Selain menyampaikan informasi teknis mengenai rekrutmen, sosialisasi juga diisi dengan motivasi kepada para siswa agar mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Persiapan fisik yang prima, kesehatan yang terjaga, mental yang tangguh, serta kemampuan akademik yang baik dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi setiap tahapan seleksi.

Menurut Peltu Mujiono, menjadi prajurit TNI AD bukan sekadar profesi, melainkan amanah untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, menjaga kedaulatan, serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0724/Boyolali berharap semakin banyak generasi muda yang memahami proses rekrutmen prajurit TNI AD secara benar, memiliki motivasi untuk mengikuti seleksi, serta memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka, edukatif, dan berkelanjutan. Sosialisasi ini juga menjadi wujud nyata bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi turut berkontribusi dalam membangun karakter, wawasan kebangsaan, dan masa depan generasi penerus bangsa.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *