Surakarta – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735/Surakarta terus mengintensifkan pekerjaan fisik meski bertepatan dengan hari libur. Bersama pemerintah, masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan seperti Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), personel Satgas tetap melanjutkan proses pembangunan perbaikan saluran air di kawasan Makam Bergolo, RT 02/RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Sabtu (18/7/2026).
Proyek tersebut menjadi salah satu sasaran utama TMMD Sengkuyung Tahap III dengan fokus pada pembangunan saluran air sepanjang 97 meter dan tinggi 1,5 meter menggunakan konstruksi beton. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan sistem drainase lingkungan sekaligus mengurangi potensi genangan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat setempat.
Memasuki hari kedua pelaksanaan pengecoran, seluruh tahapan persiapan konstruksi, mulai dari pemasangan anyaman besi tulangan (wiremesh) hingga pemasangan bekisting, telah diselesaikan. Proses pekerjaan dipimpin langsung oleh Komandan Koramil (Danramil) 03/Serengan, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., yang turun langsung mengoordinasikan personel Satgas bersama warga.
Suasana kerja berlangsung penuh semangat. Anggota TNI, masyarakat, dan unsur organisasi kemasyarakatan bekerja berdampingan dalam semangat gotong royong, memastikan setiap tahapan pembangunan terlaksana sesuai rencana dan menghasilkan konstruksi yang berkualitas.
Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD bukan sekadar menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kerja sama yang nyata.

“Semangat gotong royong yang terbangun sejak pembukaan TMMD pada 15 Juli hingga penutupan yang dijadwalkan pada 13 Agustus 2026 merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kebersamaan ini, kami ingin memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga, khususnya di Kecamatan Serengan dan Kota Surakarta secara umum,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD diharapkan tidak berhenti setelah program selesai. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen organisasi menjadi modal sosial yang penting dalam mendukung pembangunan di tingkat wilayah.
“Harapan kami, silaturahmi dan kedekatan yang telah terbangun selama TMMD tetap terjaga. TNI lahir dari rakyat, bekerja bersama rakyat, dan hadir untuk kepentingan rakyat,” tambahnya.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III merupakan bagian dari upaya terpadu TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, program ini tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik yang bermanfaat, tetapi juga memperkokoh budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di tengah masyarakat.












