WONOGIRI – Semangat gotong royong dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Brenggolo, Kecamatan Brenggolo, Kabupaten Wonogiri, tidak hanya datang dari kalangan prajurit TNI dan masyarakat laki-laki.
Sejumlah emak-emak yang kerap dijuluki sebagai “ras terkuat di muka bumi” turut turun langsung ke lokasi pembangunan. Mereka berbaur bersama anggota TNI untuk mengerjakan sasaran fisik TMMD, termasuk pembangunan talud yang menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat setempat, Senin (27/7/2026).
Dengan penuh semangat, para ibu tersebut ikut membantu proses pengerjaan pembangunan talud sepanjang 40 meter dengan tinggi 1,5 meter. Kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi bagian nyata dari semangat kebersamaan yang menjadi ruh utama pelaksanaan TMMD.
Di tengah aktivitas pembangunan, para emak-emak tampak bekerja bersama anggota TNI. Mereka menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun aparat, melainkan sebuah kerja bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Partisipasi tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat Desa Brenggolo. Kehadiran warga dalam setiap tahapan pembangunan menjadi modal sosial penting untuk memastikan program TMMD berjalan sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat.
Dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III tersebut, anggota Kodim 0728/Wonogiri bersama masyarakat terus mengerjakan sejumlah sasaran fisik yang telah ditetapkan. Pembangunan talud menjadi salah satu sasaran yang diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penataan dan penguatan infrastruktur desa.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiter Kapten Inf Jumadi mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD merupakan bukti nyata terjalinnya sinergi dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Ini merupakan bukti adanya sinergi dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kegiatan sasaran TMMD di Desa Brenggolo ini sangat tepat karena pembangunan tersebut telah lama diharapkan oleh masyarakat,” ujar Kapten Inf Jumadi.
Menurutnya, dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program TMMD. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga, termasuk para emak-emak, mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di wilayahnya.
“Kami optimistis TMMD di Desa Brenggolo ini dapat tercapai sesuai target, bahkan lebih cepat dari apa yang telah direncanakan,” terangnya.
Bagi masyarakat Desa Brenggolo, kehadiran TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Program tersebut juga menjadi ruang pertemuan antara TNI dan rakyat dalam membangun desa melalui semangat kebersamaan.
Di lokasi pembangunan, kehadiran para emak-emak menjadi gambaran sederhana namun kuat tentang bagaimana pembangunan dapat tumbuh dari gotong royong. Dengan tenaga, waktu, dan semangat yang mereka berikan, masyarakat turut memastikan bahwa setiap sasaran TMMD benar-benar dikerjakan bersama dan untuk kepentingan bersama.












