Puanter Menjadi Andalan, Babinsa Kalijambe Perkuat Pembinaan Wilayah Melalui Pendataan dan Koordinasi Desa

  • Bagikan
IMG 20260619 WA0011

SRAGEN — Penguatan pembinaan teritorial di tingkat desa terus menjadi perhatian jajaran TNI Angkatan Darat. Salah satu instrumen yang menjadi andalan adalah pengumpulan data teritorial atau Pul Data Ter (Puanter), yang berfungsi sebagai dasar dalam memetakan kondisi wilayah sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program pembinaan masyarakat.

Dalam rangka memastikan ketersediaan data yang akurat dan mutakhir, Babinsa Desa Keden, Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen, Serda Sunarno, melaksanakan koordinasi dan komunikasi sosial bersama perangkat Desa Keden, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jumat (19/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Keden tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan. Sejumlah aspek strategis menjadi pembahasan, mulai dari perkembangan data kependudukan, kondisi sosial masyarakat, hingga potensi wilayah serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Serda Sunarno menegaskan bahwa pembaruan data wilayah secara berkelanjutan merupakan bagian penting dari tugas pembinaan teritorial yang diemban Babinsa. Ketersediaan data yang valid memungkinkan aparat kewilayahan melakukan pemetaan secara lebih komprehensif sehingga langkah-langkah pembinaan dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Koordinasi dengan perangkat desa menjadi langkah penting untuk mengetahui perkembangan situasi wilayah. Dengan data terbaru, kami dapat lebih mudah memetakan kondisi desa sekaligus membantu mencarikan solusi apabila terdapat permasalahan di tengah masyarakat,” ujar Serda Sunarno.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara intensif antara Babinsa dan pemerintah desa memiliki peran strategis dalam menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi tersebut juga mendukung percepatan pelaksanaan program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah desa demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Selain menjadi sarana pembaruan data teritorial, kegiatan komunikasi sosial tersebut sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara TNI dan pemerintah desa. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan sistem deteksi dini terhadap berbagai dinamika yang berkembang di wilayah, sehingga potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak awal.

Melalui koordinasi yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, setiap perkembangan di Desa Keden dapat dipantau secara menyeluruh. Kehadiran Babinsa yang aktif di tengah masyarakat menjadi cerminan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa, memperkuat ketahanan wilayah, serta menjaga kondusivitas lingkungan sebagai fondasi bagi terciptanya stabilitas dan kemajuan daerah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *