Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Girimarto Capai 80 Persen, Tahap Pemasangan Pagar dan Finishing Dikebut

  • Bagikan
IMG 20260617 WA0155

Wonogiri – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang melintasi Sungai Blateran di Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek infrastruktur yang akan menghubungkan Desa Nungkulan, Desa Jendi, dan Kelurahan Gemawang tersebut kini memasuki tahap pemasangan pagar, pengamplasan, serta pengecatan dengan progres pekerjaan mencapai sekitar 80 persen.

Tahap pengerjaan yang berlangsung pada Rabu (17/6/2026) melibatkan personel Koramil 18/Girimarto bersama masyarakat setempat dan para pekerja konstruksi. Fokus pekerjaan diarahkan pada penyelesaian elemen pengaman jembatan sekaligus penyempurnaan aspek estetika sebelum memasuki tahap akhir pembangunan.

Danramil 18/Girimarto Kapten Inf Prahwoto melalui Bati Tuud Koramil 18/Girimarto, Peltu Panggung, menjelaskan bahwa pemasangan pagar menjadi bagian penting dari keseluruhan konstruksi karena berfungsi sebagai sarana keselamatan bagi pengguna jembatan. Selain itu, proses pengamplasan dan pengecatan dilakukan untuk memastikan kualitas hasil akhir tetap terjaga serta mampu memberikan perlindungan terhadap material konstruksi dari pengaruh cuaca.

Menurutnya, setiap tahapan pembangunan dilaksanakan secara cermat dan terukur guna menghasilkan infrastruktur yang aman, kokoh, dan memiliki daya tahan tinggi. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih baik antarwilayah.

“Pemasangan pagar merupakan bagian penting untuk menunjang keselamatan pengguna jembatan nantinya. Sementara pengecatan akan menghasilkan lapisan pelindung yang maksimal serta memberikan tampilan yang lebih baik. Kami bersama warga terus berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Peltu Panggung.

Keberhasilan mencapai progres 80 persen menjadi indikator bahwa proyek yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut semakin mendekati penyelesaian. Jembatan Perintis Garuda tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi infrastruktur strategis yang akan memperkuat konektivitas antardesa dan kelurahan di wilayah Girimarto.

Dengan tersambungnya akses antara Desa Nungkulan, Desa Jendi, dan Kelurahan Gemawang, mobilitas masyarakat diperkirakan akan semakin lancar. Aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan publik juga berpotensi meningkat berkat hadirnya jalur penghubung yang lebih aman dan efisien.

Sinergi antara TNI, masyarakat, dan para pekerja dalam pelaksanaan pembangunan turut mencerminkan semangat gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian proyek sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Apabila seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai jadwal, Jembatan Perintis Garuda akan segera dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai urat nadi baru yang menghubungkan kawasan di sekitar Sungai Blateran, sekaligus mendukung pertumbuhan sosial dan ekonomi di Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *