Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Lomba Polisi Khusus (Polsus) Teladan Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat (12/6/2026) ini menjadi ajang strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polisi Khusus sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebanyak 23 peserta yang berasal dari delapan kementerian dan lembaga ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka merupakan personel Polisi Khusus yang selama ini menjalankan tugas di berbagai sektor strategis dan berperan sebagai mitra Polri dalam mendukung pemeliharaan keamanan, penegakan aturan sesuai kewenangan masing-masing, serta pelayanan kepada masyarakat.
Penyelenggaraan Lomba Polsus Teladan tidak semata-mata bertujuan memilih personel terbaik. Lebih dari itu, kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembinaan yang berfokus pada penguatan kompetensi, integritas, dan karakter para peserta agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks di era modern.
Ketua Pelaksana Lomba, Kombes Pol. Hastho Rahardjo, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa kompetisi tersebut memiliki nilai strategis dalam membentuk figur Polisi Khusus yang profesional dan berintegritas.
“Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan yang terbaik, melainkan wadah pembinaan untuk membentuk sosok Polisi Khusus yang profesional, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya.
Menurut Kombes Pol. Hastho Rahardjo, keberadaan Polisi Khusus memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Peran mereka mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan peraturan sesuai bidang tugas, hingga memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai, di tengah dinamika sosial dan perkembangan tantangan keamanan yang terus berubah, peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia Polisi Khusus menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
“Polisi Khusus merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia Polsus harus terus didorong agar mampu menjawab berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks,” katanya.
Selain menguji kompetensi teknis dan kemampuan kepemimpinan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat fondasi moral para peserta. Polri berharap para personel Polisi Khusus dapat meningkatkan keimanan dan integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas, sekaligus memperkuat solidaritas serta sinergi dengan Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, peserta didorong untuk mengimplementasikan berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Mereka juga diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, inovasi, serta dedikasi dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Lebih jauh, para peserta diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menegakkan keselamatan, ketertiban, dan disiplin, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Peran tersebut dinilai penting untuk memperkuat budaya kepatuhan hukum dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif.
Pemenang Lomba Polisi Khusus Teladan Tahun 2026 dijadwalkan akan diumumkan menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan berlangsung pada 1 Juli 2026. Ajang ini diharapkan melahirkan figur-figur Polisi Khusus yang tidak hanya unggul dalam kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi, integritas yang kokoh, serta kemampuan menjadi teladan di lingkungan tugas masing-masing.
Melalui upaya tersebut, Polri optimistis sinergi antara institusi kepolisian dan jajaran Polisi Khusus akan semakin kuat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan nasional yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan bangsa.












