Blora – Upaya memperkuat deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Blora terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Dinas Kesehatan Kabupaten Blora bersama Puskesmas Japah menggelar kegiatan skrining gejala TB di Balai Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Senin (27/7/2026), dengan dukungan pengamanan dan pendampingan dari aparat TNI dan Polri.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Pengkolrejo Bripka Arifudin, Babinsa Serda Muakhim, jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Kepala Puskesmas Japah beserta tenaga kesehatan, perangkat Desa Pengkolrejo, serta masyarakat yang diduga memiliki riwayat paparan TB dari Desa Pengkolrejo, Wotbakah, Bogorejo, dan Ngrambitan.
Pelaksanaan skrining menjadi bagian dari strategi pencegahan dan pengendalian TB melalui pendekatan deteksi dini. Warga memperoleh edukasi mengenai gejala, cara penularan, serta pentingnya penanganan penyakit secara tepat dan berkelanjutan. Selain itu, petugas kesehatan juga melakukan pengambilan spesimen bagi warga yang diduga terpapar, pemeriksaan rontgen dada, hingga layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut tidak hanya memastikan pelaksanaan berjalan aman dan tertib, tetapi juga memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Pendekatan kolaboratif ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TB sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam pemeriksaan kesehatan.
Di sela kegiatan, Bripka Arifudin turut menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak warga untuk terus menjaga lingkungan yang aman dan kondusif serta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di wilayahnya.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan serta menghindari kebiasaan membakar sampah sembarangan yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan maupun risiko kebakaran.
Kapolsek Japah, IPTU Budi Santoso, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh kepada masyarakat.
“Pendampingan yang dilakukan personel Polsek Japah merupakan wujud sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan dalam mendukung program peningkatan kesehatan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini Tuberkulosis sekaligus memperkuat kerja sama seluruh elemen dalam menciptakan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” ujarnya.
Melalui sinergi yang terbangun antara pemerintah, tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan masyarakat, diharapkan upaya pengendalian Tuberkulosis di Kecamatan Japah dapat berjalan lebih efektif. Deteksi dini, edukasi berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi fondasi penting dalam menekan penyebaran penyakit sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Blora.












