Polres Ngawi Matangkan Pengamanan Suran Agung 2026, Ribuan Warga PSHW Tunas Muda Diatur dalam Dua Zona Keberangkatan

  • Bagikan
WhatsApp Image 2026 06 26 at 08.32.56

NGAWI – Polres Ngawi memperkuat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan pengamanan keberangkatan dan kepulangan warga PSHW Tunas Muda Cabang Ngawi Pusat Madiun yang akan mengikuti Suran Agung Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pengamanan yang dipimpin langsung Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., di Aula Bernadip Lantai 3 Gedung Cepat Polres Ngawi, Kamis (25/6/2026).

Rapat dihadiri Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., jajaran pejabat utama Polres Ngawi, para Kapolsek, unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), pengurus PSHW Tunas Muda Cabang Ngawi, serta para ketua ranting.

Dalam forum tersebut, seluruh pemangku kepentingan membahas secara rinci skema pengamanan, mulai dari kesiapan personel, pengaturan jalur keberangkatan dan kepulangan, penentuan titik kumpul, hingga pembagian dua zona keberangkatan bagi ribuan peserta asal Kabupaten Ngawi yang akan menuju Padepokan Pusat PSHW Tunas Muda di Madiun.

Pembagian zona keberangkatan dirancang untuk mengoptimalkan pengendalian arus kendaraan sekaligus mempermudah proses pengawasan selama perjalanan. Sementara itu, titik kumpul difungsikan sebagai pusat konsolidasi agar seluruh rombongan dapat berangkat dan kembali secara bersamaan sehingga mobilitas peserta lebih teratur.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menekankan bahwa seluruh personel pengamanan bersama koordinator lapangan memiliki tanggung jawab memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana. Ia juga menginstruksikan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang digunakan peserta guna mengantisipasi masuknya barang-barang berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Titik kumpul harus dimanfaatkan sebagai tempat konsolidasi sehingga rombongan berangkat dan kembali secara bersama-sama. Mari kita jaga nama baik Kabupaten Ngawi dengan menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Saya juga berharap kejadian yang pernah terjadi di Karangjati tidak terulang kembali,” tegas Kapolres.

Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam meminimalkan potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian Suran Agung dengan tertib. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pengurus perguruan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.

Melalui koordinasi yang melibatkan berbagai unsur tersebut, Polres Ngawi menegaskan komitmennya untuk memberikan pengamanan secara maksimal. Langkah ini diharapkan tidak hanya menjamin kelancaran pelaksanaan Suran Agung Tahun 2026, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan, meningkatkan disiplin peserta, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *