NGAWI – Upaya menjaga kesehatan personel sekaligus membangun kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini penyakit dilakukan Klinik Pratama Polres Ngawi melalui kegiatan bakti kesehatan, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74. Puluhan anggota Polwan dan Bhayangkari Cabang Ngawi mengikuti pemeriksaan kesehatan yang berlangsung di lantai 3 Gedung Bernadip Polres Ngawi.
Kegiatan dipimpin Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi, Ny. Erine Prayoga, dengan melibatkan Laboratorium Klinik Pratama Rawat Jalan Polres Ngawi di bawah koordinasi Kasi Dokkes Ipda Joko.
Sekitar 50 peserta menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya mengetahui kondisi tubuh secara lebih dini. Pemeriksaan mencakup sejumlah indikator kesehatan, antara lain kadar gula darah, kolesterol, asam urat, dan trigliserida.
Pemeriksaan tersebut dinilai penting karena kondisi kesehatan personel memiliki keterkaitan langsung dengan kesiapan dalam menjalankan tugas kepolisian. Deteksi lebih awal terhadap potensi gangguan kesehatan juga memungkinkan langkah pencegahan maupun penanganan dilakukan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Dokkes Ipda Joko menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu unsur penting yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan tugas anggota Polri.
Menurutnya, personel yang memiliki kondisi kesehatan baik akan lebih mampu menjalankan fungsi kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Menjaga kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, kita dapat mengetahui kondisi kesehatan lebih dini sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan maupun penanganan yang tepat,” ujar Ipda Joko saat dikonfirmasi media.
Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 dan HKGB ke-74, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan keluarga besar Polri.
Kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara berkala diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sebaliknya, pemeriksaan kesehatan diharapkan menjadi kebiasaan yang terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hidup dan mendukung kesiapan personel dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Bakti kesehatan berlangsung tertib dan lancar. Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesehatan semakin dipandang sebagai bagian penting dari kesiapan menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.












