Polres Kayong Utara Gelar Sholat Istisqa, Doa Bersama di Tengah Ancaman Kekeringan

  • Bagikan
IMG 20260813 WA0073

KAYONG UTARA – Di tengah kondisi kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat, Polres Kayong Utara menggelar Sholat Istisqa dan doa bersama di halaman Markas Polres Kayong Utara, Kamis (13/8/2026) pagi. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan sekaligus menguatkan kepedulian sosial terhadap dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.

Sholat Istisqa dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kayong Utara, KH. Abu Amin. Kegiatan tersebut diikuti Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari, Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo, S.H., S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah Kayong Utara, unsur TNI, Kementerian Agama, para tokoh agama, santri, personel kepolisian, serta masyarakat.

Suasana khusyuk terasa sejak rangkaian ibadah dimulai. Para peserta bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai dampak yang ditimbulkan oleh kemarau berkepanjangan.

Bagi Polres Kayong Utara, pelaksanaan Sholat Istisqa tidak semata-mata dipandang sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat yang menghadapi tekanan akibat kekeringan.

Dalam sambutannya, Kapolres Kayong Utara mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan situasi tersebut sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian, mempererat semangat gotong royong, serta meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus hadir dalam setiap kesulitan yang dirasakan masyarakat,” ujar Kapolres.

Pesan tersebut menegaskan bahwa kehadiran kepolisian tidak berhenti pada aspek penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Dalam situasi yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, kepolisian juga dituntut mengambil bagian dalam membangun kepedulian dan mendorong kebersamaan.

Di sisi lain, kondisi cuaca panas dan kekeringan juga membawa konsekuensi terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Imbauan tersebut menjadi penting mengingat vegetasi yang kering dan kondisi cuaca yang panas dapat membuat api lebih mudah menyebar dan sulit dikendalikan. Masyarakat diminta mengutamakan cara-cara yang aman serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Kegiatan Sholat Istisqa dan doa bersama berlangsung dengan tertib, aman, lancar, dan kondusif. Selain menjadi bentuk ikhtiar spiritual, kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menghadapi kekeringan membutuhkan kepedulian bersama, baik melalui doa maupun tindakan nyata dalam menjaga lingkungan.

Di penghujung kegiatan, harapan yang sama dipanjatkan: agar hujan segera turun, membawa kesejukan dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara, serta menjaga keberlangsungan sektor pertanian, perkebunan, ketersediaan air, dan kelestarian lingkungan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *