Personel Operasi Damai Cartenz Gelar Donor Darah di Nabire, Wujud Pengabdian Humanis dalam Peringatan HUT Bhayangkara ke-80

  • Bagikan
96386

Nabire, Papua Tengah — Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh personel Operasi Damai Cartenz 2026 melalui partisipasi aktif dalam kegiatan bakti kesehatan donor darah yang diselenggarakan di Aula Polres Nabire, Papua Tengah, Kamis (11/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang digelar Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Partisipasi personel Operasi Damai Cartenz dalam kegiatan kemanusiaan ini mencerminkan komitmen institusi kepolisian untuk tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra sosial yang berkontribusi langsung terhadap kebutuhan kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.

Sejak pagi hari, para peserta donor darah mengikuti serangkaian prosedur medis yang telah ditetapkan. Tahapan tersebut meliputi registrasi, pemeriksaan kondisi kesehatan, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar hemoglobin, hingga proses skrining medis yang dilakukan oleh tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Nabire guna memastikan kelayakan peserta sebelum mendonorkan darahnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan personel dalam kegiatan donor darah merupakan representasi nyata dari nilai-nilai pengabdian Bhayangkara yang mengedepankan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak terbatas pada aspek penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan semata, melainkan juga mencakup kontribusi sosial yang memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

“Melalui kegiatan donor darah ini, personel Operasi Damai Cartenz turut berkontribusi membantu sesama sekaligus mendukung ketersediaan stok darah yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan. Ini merupakan bentuk pengabdian yang memiliki nilai kemanusiaan tinggi,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang selaras dengan semangat Polri Presisi yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Ia menilai bahwa setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki arti penting bagi keselamatan dan harapan hidup orang lain, sehingga kegiatan semacam ini layak terus didorong sebagai budaya kepedulian di lingkungan kepolisian maupun masyarakat luas.

“Partisipasi personel dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui tugas operasional di lapangan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat solidaritas sosial dan rasa kepedulian terhadap sesama,” kata Kombes Adarma Sinaga.

Kegiatan donor darah berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh antusiasme. Selain menjadi sarana memperingati hari jadi Polri, kegiatan tersebut juga memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan darah bagi fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Papua Tengah.

Melalui keterlibatan dalam bakti kesehatan ini, personel Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kemanusiaan yang mendukung kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Papua.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 pun menjadi momentum penting untuk memperkuat citra Polri yang profesional, humanis, dan senantiasa hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui tugas-tugas pengamanan maupun melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan publik secara langsung.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *