Pastikan Kesiapan 100 Persen, Dandim Boyolali Tinjau Lokasi TMMD di Desa Bercak Jelang Pembukaan Program

  • Bagikan
IMG 20260714 WA0079

Boyolali — Komando Distrik Militer (Kodim) 0724/Boyolali memastikan seluruh persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 telah rampung. Kepastian tersebut diperoleh setelah Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, melakukan peninjauan langsung ke lokasi sasaran TMMD di Desa Bercak, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tahapan akhir sebelum program resmi dibuka. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pelaksana, mulai dari sasaran fisik, dukungan teknis, hingga koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat setempat.

Di sela kegiatan, Dandim meninjau sejumlah titik yang akan menjadi lokasi pembangunan serta berdialog dengan perangkat desa dan personel yang terlibat guna memastikan setiap tahapan pekerjaan telah dipersiapkan sesuai rencana. Hasil evaluasi di lapangan menunjukkan seluruh kebutuhan operasional telah terpenuhi dan kesiapan pelaksanaan mencapai 100 persen.

Letkol Inf Gunawan Nurbathin menegaskan, TMMD merupakan salah satu program strategis TNI yang dirancang untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari terciptanya semangat kebersamaan dalam membangun desa.

“Kehadiran TMMD menjadi langkah konkret kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian warga melalui pembangunan fasilitas umum dan berbagai kegiatan penyuluhan yang bermanfaat,” ujar Letkol Inf Gunawan Nurbathin.

Ia menambahkan, kesiapan yang telah dicapai menjadi modal penting agar seluruh rangkaian pekerjaan dapat dimulai tepat waktu dan berlangsung sesuai target. Dengan perencanaan yang matang, setiap program diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memiliki dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup warga.

TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Bercak tidak hanya mengedepankan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik sebagai bagian dari upaya membangun kapasitas sumber daya manusia. Beragam penyuluhan akan diberikan kepada masyarakat, meliputi wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pendekatan tersebut mencerminkan konsep pembangunan terpadu yang menjadi ciri khas TMMD, yakni memadukan pembangunan sarana fisik dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Melalui pola tersebut, hasil pembangunan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam jangka panjang.

Bagi warga Desa Bercak, pelaksanaan TMMD menjadi harapan baru untuk mempercepat pembangunan yang selama ini dinantikan. Kehadiran program ini diyakini akan meningkatkan aksesibilitas, memperkuat fasilitas umum, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang menjadi fondasi kehidupan di pedesaan.

Dengan kesiapan yang telah dinyatakan mencapai 100 persen, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Boyolali diharapkan berjalan lancar, tepat sasaran, dan menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, program ini menjadi representasi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *