Pasiter Kodim 0728/Wonogiri Paparkan Rencana TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, Fokus Perkuat Infrastruktur Desa

  • Bagikan
IMG 20260715 WA0094

WONOGIRI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0728/Wonogiri resmi dimulai di Dusun Brenggolo, Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Rabu (15/7/2026). Program kolaboratif antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik.

Pada upacara pembukaan, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0728/Wonogiri selaku Perwira Pelaksana TMMD, Kapten Inf Jumadi, menyampaikan laporan pelaksanaan program yang akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Dalam laporannya, Kapten Inf Jumadi menjelaskan bahwa sebelum pembukaan resmi, tahapan pra-TMMD telah lebih dahulu dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan teknis di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh sasaran pekerjaan dapat berjalan efektif sejak hari pertama pelaksanaan.

Ia menjelaskan, sasaran utama TMMD Sengkuyung Tahap III tahun ini dipusatkan di Dusun Sugihan dan Dusun Brenggolo, Desa Brenggolo. Fokus pembangunan fisik mencakup peningkatan akses transportasi dan infrastruktur penunjang yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Adapun pekerjaan fisik yang akan dilaksanakan meliputi pembangunan rabat jalan beton sepanjang 300 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 12 sentimeter. Selain itu, akan dibangun talud gendong sepanjang 40 meter dengan tinggi 1,5 meter, serta dua unit gorong-gorong yang masing-masing memiliki panjang lima meter dan lebar satu meter.

Seluruh pekerjaan tersebut didukung anggaran sebesar Rp465 juta, yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp165 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp300 juta. Anggaran tersebut diharapkan mampu mendukung penyelesaian seluruh sasaran fisik sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat. Beragam penyuluhan, sosialisasi, serta pelatihan keterampilan akan diberikan oleh organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri, dan Polres Wonogiri.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan nonfisik dirancang untuk memperkuat wawasan masyarakat di berbagai bidang sekaligus mendorong terciptanya sumber daya manusia yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Kapten Inf Jumadi menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD tidak semata-mata membangun sarana fisik, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Melalui peningkatan kualitas infrastruktur, akses transportasi masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar sehingga dapat menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik. Di sisi lain, keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.

Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 juga diharapkan semakin mempererat koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah. Lebih dari itu, pelaksanaan TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa sebagai fondasi utama pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *