Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri Salurkan 450 Paket Bansos untuk Komunitas Seni dan PKL di Kota Tua Jakarta

  • Bagikan
98057

Jakarta – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyalurkan sebanyak 450 paket bantuan sosial (bansos) kepada komunitas pekerja seni, pedagang kaki lima (PKL), serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan Kota Tua Jakarta, Jumat (12/6/2026). Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kelompok-kelompok yang berperan dalam kehidupan sosial dan ekonomi kawasan bersejarah tersebut.

Penyaluran bantuan dilakukan dalam suasana penuh keakraban dan melibatkan berbagai elemen masyarakat yang sehari-hari menggantungkan aktivitas maupun mata pencahariannya di kawasan wisata Kota Tua. Selain sebagai bentuk dukungan sosial, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi langsung antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Mewakili pimpinan Polri, Kasubdit Wal dan PJR Korlantas Polri Kombes Pol. Ruben Very Takaendengan menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara institusi kepolisian dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

“Kami menginginkan adanya kebersamaan yang erat antara Polri dan masyarakat. Polri hadir untuk membantu, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Ruben saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada komunitas pekerja seni yang selama ini turut menghidupkan suasana Kota Tua melalui berbagai pertunjukan dan kreasi kreatif. Menurutnya, keberadaan para seniman memiliki peran strategis dalam memperkuat daya tarik wisata sekaligus menjaga identitas budaya kawasan bersejarah tersebut.

Kombes Pol. Ruben menilai kreativitas yang ditampilkan para pelaku seni mampu menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kota Tua. Semakin berkembangnya aktivitas seni dan budaya di kawasan tersebut, kata dia, akan berdampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat setempat.

“Saya bangga atas kreasi-kreasi yang ditampilkan. Ini dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Kota Tua,” katanya.

Kehadiran Polri melalui kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai komunitas yang beraktivitas di kawasan Kota Tua. Salah satunya disampaikan Rangga, perwakilan komunitas Kota Tua Jakarta, yang menyatakan bahwa bantuan yang diberikan memiliki manfaat nyata bagi para anggota komunitas dan masyarakat sekitar.

Menurut Rangga, perhatian yang diberikan Polri tidak hanya membantu secara materiil, tetapi juga menumbuhkan rasa aman dan kedekatan antara masyarakat dengan aparat kepolisian.

“Alhamdulillah kami dari komunitas sangat menyambut baik. Polri juga hadir untuk komunitas dan kami merasa lebih terlindungi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa banyak anggota komunitas seni maupun pelaku usaha kecil di kawasan Kota Tua yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas harian di lokasi wisata tersebut. Karena itu, bantuan sosial yang disalurkan dinilai mampu meringankan kebutuhan mereka.

“Sangat bermanfaat buat teman-teman komunitas yang ada di Kota Tua Jakarta,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rangga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk penguatan hubungan antara Polri dan masyarakat. Ia menilai kehadiran langsung aparat di tengah warga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.

“Selamat untuk Polri. Harapannya ke depan lebih semangat lagi dan lebih sering turun ke masyarakat,” tuturnya.

Menutup kegiatan tersebut, Kombes Pol. Ruben menegaskan bahwa Polri akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui berbagai program pelayanan dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kemitraan yang kuat antara Polri dan warga merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di berbagai wilayah.

“Kami mohon doa restu agar Polri semakin dicintai masyarakat dan semakin memberikan pelayanan yang terbaik,” pungkasnya.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polri tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mempertegas komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, langkah tersebut menjadi simbol penguatan hubungan yang saling mendukung antara institusi kepolisian dan warga dalam mewujudkan kehidupan sosial yang aman, harmonis, dan sejahtera.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *