BOJONEGORO — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di lingkungan Kodim 0813 Bojonegoro menjadi momentum untuk memperkuat karakter, integritas, dan ketahanan spiritual prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu digelar di Markas Kodim 0813 Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026). Ratusan prajurit TNI, pegawai negeri sipil (PNS), serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro hadir mengikuti seluruh rangkaian acara.
Peringatan tersebut menghadirkan Habib Abdurrahman Al Athos sebagai penceramah. Nuansa keagamaan semakin kuat dengan lantunan sholawat yang dibawakan Grup Sholawat Noto Roso Ledok Kulon.
Bagi keluarga besar Kodim 0813 Bojonegoro, Maulid Nabi tidak dipandang sebatas kegiatan keagamaan tahunan. Momentum ini menjadi kesempatan untuk kembali merefleksikan keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai prajurit.
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto mengatakan, kekuatan seorang prajurit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik dan profesionalitas, tetapi juga oleh karakter serta landasan spiritual yang dimilikinya.
“Dengan membangun karakter yang baik, kita dapat mewujudkan TNI yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara spiritual,” tutur Dandim.
Menurutnya, nilai-nilai agama dapat menjadi benteng moral bagi setiap personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab dan keteguhan dalam memegang amanah merupakan bagian penting dari karakter prajurit yang profesional.
Pesan tersebut kemudian diperdalam dalam tausiyah Habib Abdurrahman Al Athos. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai Uswatun Hasanah, yakni teladan dalam membangun akhlak dan perilaku.
“Nabi Muhammad SAW adalah panutan yang mulia bagi kita semua. Dengan meneladani akhlak beliau, kita dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh kedamaian,” ungkap Habib Abdurrahman.
Ia menekankan bahwa keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari hubungan antarsesama hingga bagaimana seseorang menjalankan amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya.
Suasana semakin semarak ketika Grup Sholawat Noto Roso Ledok Kulon melantunkan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Para prajurit dan anggota Persit yang hadir turut bersholawat bersama.
Perpaduan antara pesan keagamaan, tausiyah, dan lantunan sholawat menjadikan peringatan tersebut sebagai ruang pembinaan mental sekaligus refleksi spiritual bagi keluarga besar Kodim 0813 Bojonegoro.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kodim 0813 Bojonegoro berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat semakin melekat dalam kehidupan personel. Dengan karakter yang kuat, integritas yang terjaga, dan spiritualitas yang kokoh, prajurit diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus tetap dekat dengan masyarakat yang dilayaninya.












