Boyolali – Komitmen membangun generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalis, serta memiliki kesadaran bela negara terus diperkuat Kodim 0724/Boyolali melalui program Pembinaan Kader Kesadaran Bela Negara dan Resiliensi Indonesia (KKRI). Kegiatan yang dipadukan dengan berbagai aktivitas outbound ini menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus membentuk kepemimpinan dan karakter pelajar.
Sekitar 60 siswa dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Boyolali mengikuti program tersebut. Tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, pembinaan dirancang berlangsung secara berkala setiap triwulan agar proses pembentukan karakter dapat dilakukan secara konsisten, terarah, dan berkesinambungan.
Program KKRI difokuskan pada penguatan pemahaman terhadap Pancasila, wawasan kebangsaan, serta pentingnya bela negara sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Di saat yang sama, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif dan perilaku menyimpang yang berpotensi menghambat perkembangan mereka sebagai calon pemimpin masa depan.
Selama mengikuti pembinaan, para peserta memperoleh materi yang memadukan teori dan praktik. Pembelajaran mencakup nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, pembentukan karakter, hingga penguatan sikap tanggung jawab dan integritas. Pendekatan tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep secara akademis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Sebagai pelengkap materi di dalam kelas, Kodim 0724/Boyolali menghadirkan berbagai kegiatan outbound yang bersifat edukatif. Melalui beragam permainan dan simulasi kelompok, peserta dilatih membangun kerja sama tim, meningkatkan kemampuan komunikasi, mengembangkan rasa saling percaya, serta menyelesaikan tantangan secara kolektif. Pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih interaktif sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong.

Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset strategis bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini agar memiliki ketangguhan karakter, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Menurutnya, melalui pembinaan KKRI, diharapkan lahir kader-kader muda yang mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sekaligus memiliki kepedulian terhadap persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
Melalui perpaduan antara pendidikan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, latihan kepemimpinan, serta kegiatan outbound yang membangun solidaritas, Kodim 0724/Boyolali berupaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, semangat gotong royong, kemampuan berkolaborasi, serta komitmen kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Program tersebut menjadi cerminan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bertumpu pada peningkatan kemampuan akademik, melainkan juga pada pembentukan karakter, moral, dan jiwa kebangsaan. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan lahir generasi muda yang siap menghadapi dinamika zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai warga negara Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.












