Kekeringan Melanda, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Desa Poleng

  • Bagikan
IMG 20260903 WA0076

SRAGEN — Kekeringan yang mulai membebani kehidupan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Sragen mendapat respons melalui penyaluran bantuan air bersih. Di Desa Poleng, Kecamatan Gesi, sebanyak 15.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat pada Kamis (3/9/2026).

Penyaluran tersebut mendapat pendampingan langsung dari Danramil 12/Gesi Letda Inf Hery Suprapto bersama Babinsa Desa Poleng Sertu Kokok JN. Keduanya berada di tengah masyarakat untuk memastikan proses distribusi berlangsung tertib dan bantuan dapat diterima serta dimanfaatkan warga yang membutuhkan.

Bantuan air bersih itu diberikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sragen Purnama, S.H., M.H., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.

Sebanyak tiga truk tangki dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Masing-masing kendaraan membawa 5.000 liter air, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 15.000 liter. Air kemudian dialirkan ke tandon penampungan yang telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Sejak truk tangki tiba di lokasi hingga proses pengisian tandon selesai, Letda Inf Hery Suprapto dan Sertu Kokok JN turut memantau jalannya kegiatan. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah desa, kepolisian dan warga guna mengatur proses distribusi sekaligus memastikan bantuan tersalurkan secara tertib.

Bagi masyarakat yang mulai menghadapi keterbatasan sumber air, bantuan tersebut memiliki arti penting. Air yang tersimpan di dalam tandon dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan dasar sehari-hari, sehingga sedikit banyak mengurangi beban warga selama musim kering.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat, terutama ketika ada warga yang mengalami kesulitan air bersih. Kami bersama unsur terkait akan terus berkoordinasi agar penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran,” ujar Letda Inf Hery Suprapto.

Kegiatan tersebut juga mencerminkan kerja sama lintas sektor dalam menghadapi dampak kekeringan. Koramil 12/Gesi bersama Kejaksaan Negeri Sragen, BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kepolisian mengambil bagian dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Penyaluran air bersih dipusatkan di Dukuh Grengseng RT 02 dan RT 03, Desa Poleng. Bantuan diharapkan dapat menjadi penyangga kebutuhan air warga sekaligus meringankan tekanan yang muncul akibat terbatasnya ketersediaan air bersih.

Di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung, keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa persoalan air bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga. Kolaborasi di tingkat lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar, terutama ketika sumber air mulai menipis.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *