Harlah ke-28 PJI, Gathering Jadi Ruang Merawat Kekompakan Jurnalis Bojonegoro

  • Bagikan
IMG 20260903 WA0091

BOJONEGORO — Memperingati hari lahir ke-28, DPC Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Bojonegoro memilih cara yang berbeda untuk merayakan perjalanan organisasinya. Para pengurus dan anggota berkumpul dalam agenda gathering yang membawa mereka menyusuri sejumlah destinasi wisata di Karanganyar, Jawa Tengah, hingga Magetan, Jawa Timur, Selasa (1/9/2026).

Agenda tersebut tidak semata-mata dimaknai sebagai perjalanan wisata. Di balik suasana santai, gathering menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kedekatan antarpengurus dan anggota, serta memperkuat solidaritas internal organisasi.

Sejumlah destinasi wisata menjadi bagian dari perjalanan. Dalam suasana yang jauh dari rutinitas peliputan, para anggota PJI Bojonegoro memiliki kesempatan untuk berinteraksi lebih leluasa, berbagi cerita, dan membangun komunikasi yang lebih dekat.

Kegiatan semacam itu menjadi penting bagi organisasi profesi yang anggotanya sehari-hari disibukkan dengan aktivitas jurnalistik. Kesempatan bertemu dalam suasana informal membuka ruang bagi tumbuhnya hubungan kekeluargaan yang tidak selalu dapat dibangun di tengah kesibukan pekerjaan.

Ketua PJI Bojonegoro, Syamsul Anam, yang akrab disapa Anam Jozz, mengatakan kebersamaan merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Menurutnya, kekompakan anggota harus terus dirawat melalui komunikasi dan kegiatan bersama.

“Gathering ini bukan hanya kegiatan untuk jalan-jalan atau menikmati suasana wisata. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa membangun keakraban dan memperkuat solidaritas antaranggota PJI Bojonegoro. Dengan bertemu dalam suasana yang lebih santai, komunikasi antaranggota bisa semakin cair dan hubungan kekeluargaan semakin kuat,” ujarnya.

Anam menilai hubungan yang kuat di antara anggota akan menjadi modal penting ketika organisasi menjalankan berbagai agenda. Soliditas internal juga diperlukan agar setiap anggota dapat saling mendukung dalam menjalankan kegiatan organisasi maupun tugas jurnalistik.

Wakil Ketua PJI Bojonegoro, Bambang Setyawan, menambahkan bahwa komunikasi informal memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang lebih erat di antara anggota.

Menurutnya, anggota PJI selama ini lebih sering berinteraksi dalam konteks pekerjaan dan tugas jurnalistik. Karena itu, gathering memberikan ruang berbeda untuk saling mengenal secara lebih personal.

“Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kekompakan. Selama ini kita banyak bertemu dalam situasi kerja dan menjalankan tugas jurnalistik, sehingga gathering menjadi ruang untuk saling mengenal lebih dekat. Harapannya, kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi energi positif bagi PJI Bojonegoro ke depan,” katanya.

Sementara itu, Penasehat PJI Bojonegoro, Sutrisno, yang akrab disapa Mbah Alex, memandang kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan keluarga besar organisasi.

Ia menilai organisasi akan memiliki fondasi yang lebih kuat apabila para anggotanya tidak hanya bekerja dalam satu wadah, tetapi juga memiliki rasa kebersamaan dan kepedulian satu sama lain.

“Saya melihat gathering ini sebagai momentum yang baik untuk mempererat persaudaraan. Organisasi akan semakin kuat apabila anggotanya memiliki rasa kebersamaan dan saling mendukung. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan menjadi bagian dari upaya menjaga PJI Bojonegoro tetap solid,” tandasnya.

Selain menikmati perjalanan dan sejumlah destinasi wisata, gathering juga menjadi kesempatan bagi anggota PJI Bojonegoro untuk melakukan refleksi atas perjalanan organisasi sekaligus menumbuhkan semangat baru dalam menghadapi agenda ke depan.

Peringatan Harlah ke-28 tersebut pada akhirnya tidak berhenti pada perayaan simbolis. Pertemuan dalam suasana yang lebih santai menjadi ruang untuk memperkuat kembali komunikasi dan hubungan antarpengurus serta anggota.

Dengan semangat kebersamaan, gathering PJI Bojonegoro di Karanganyar dan Magetan diharapkan mampu memberikan energi baru bagi organisasi. Kebersamaan yang terbangun diharapkan berlanjut dalam berbagai program dan aktivitas jurnalistik.

Lebih dari sekadar perjalanan wisata, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya merawat solidaritas internal sekaligus membangun organisasi yang semakin solid. Dari hubungan yang semakin erat, PJI Bojonegoro diharapkan mampu terus menjaga profesionalisme anggotanya dalam menjalankan tugas jurnalistik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *