Kasdim 0735/Surakarta Tanamkan Semangat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dalam Program TMMD Sengkuyung Tahap III 2026

  • Bagikan
IMG 20260729 WA0115

SURAKARTA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat pembangunan karakter masyarakat melalui kegiatan nonfisik yang menitikberatkan pada wawasan kebangsaan dan bela negara.

Kegiatan penyuluhan tersebut berlangsung di Pendopo Kelurahan Serengan pada Rabu (29/7/2026) malam. Personel Babinsa Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Suwarno dan Serda Djoko Riyadi, turut melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari rangkaian program TMMD.

Di sisi fisik, TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 melaksanakan sejumlah pekerjaan pembangunan, di antaranya perbaikan saluran air, pavingisasi, serta pengecoran jalan sepanjang 97 meter dengan ketinggian konstruksi mencapai 1,5 meter. Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Surakarta dan Kodim 0735/Surakarta dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Namun, pembangunan yang diusung TMMD tidak berhenti pada aspek fisik semata. Sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat, kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara digelar sebagai upaya membangun kesadaran kolektif warga terhadap pentingnya persatuan, nasionalisme, serta tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Kepala Staf Kodim 0735/Surakarta, Mayor Cpl Warji, yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan bahwa sasaran nonfisik TMMD merupakan bagian integral dari program pembangunan yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait.

Menurutnya, penyuluhan tersebut bertujuan memperkuat karakter masyarakat agar memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh, mampu menjaga persatuan, serta memiliki kesiapan menghadapi berbagai tantangan di era modern yang ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Melalui wawasan kebangsaan, masyarakat diharapkan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat sehingga mampu menjaga keutuhan bangsa sekaligus beradaptasi dengan dinamika perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain materi kebangsaan, peserta juga mendapatkan pembinaan mental dan rohani sebagai bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia. Pembinaan tersebut diarahkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus membentuk pribadi yang berintegritas, bermoral, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Mayor Warji menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai spiritual dan moral menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang memiliki etika, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks.

Melalui perpaduan pembangunan fisik dan pembinaan karakter, TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan, tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga melahirkan masyarakat yang memiliki semangat nasionalisme, solidaritas, serta kesiapan berkontribusi dalam pembangunan daerah dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *