Jambore dan Raimuna Gesi Digelar, 320 Pramuka Didorong Jadi Generasi Berkarakter

  • Bagikan
IMG 20260812 WA0070(1)

SRAGEN – Semangat kepramukaan bergema di Lapangan Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Rabu (12/8/2026). Sekitar 320 anggota Pramuka dari berbagai pangkalan di wilayah Kecamatan Gesi berkumpul mengikuti Jambore dan Raimuna Ranting Kwartir Ranting (Kwaran) Gesi dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65.

Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Bukan sekadar menjadi perayaan tahunan, Jambore dan Raimuna tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengasah karakter, kedisiplinan, kreativitas, kemampuan bekerja sama, sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

Hadir dalam pembukaan Serma Agus Wibowo, Bati Bhakti TNI Koramil 12/Gesi, mewakili Danramil 12/Gesi selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Wira Kartika. Kehadiran unsur TNI tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan yang sarat dengan nilai kedisiplinan, kemandirian dan kebersamaan.

Sejumlah pejabat dan pembina Pramuka turut hadir, di antaranya Sekcam Gesi Dion Henry Wibowo, S.H., M.M., selaku Ketua Mabiran Kecamatan Gesi; Asri Ningdyah selaku Mabiran Gesi; Iptu Agus Warsito selaku Ketua Saka Bhayangkara; Sulastri, S.K.M., yang mewakili Kepala Saka Bakti Husada Gesi; para Kamabigus se-Kecamatan Gesi; serta Ketua Kwaran Gesi Tri Wahono, S.Pd.

Rangkaian pembukaan berlangsung dengan pengucapan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Dasa Darma Pramuka. Penyematan tanda peserta secara simbolis kemudian menandai dimulainya seluruh rangkaian Jambore dan Raimuna.

Dalam amanatnya, Mabiran Kecamatan Gesi, Asri Ningdyah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Kwaran Gesi sekaligus momentum memperingati Hari Pramuka ke-65.

Menurutnya, Pramuka tidak semata-mata berkaitan dengan kegiatan berkemah ataupun perlombaan. Di dalamnya terdapat proses pendidikan yang mendorong peserta didik untuk belajar mengambil keputusan, membangun kepercayaan diri, menghargai orang lain dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membangun karakter peserta didik melalui berbagai rangkaian kegiatan kepramukaan, memperkuat ikatan persaudaraan, memberikan pengalaman belajar yang berfokus pada pengembangan karakter dan kepemimpinan, serta meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga alam dan lingkungan,” ujarnya.

Berbagai kegiatan dan perlombaan turut mewarnai pelaksanaan Jambore dan Raimuna. Peserta tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan secara individu, tetapi juga belajar mengandalkan kekuatan kelompok.

Melalui aktivitas tersebut, nilai-nilai seperti disiplin, ketangguhan, kreativitas, kepemimpinan, tanggung jawab dan kemampuan berkomunikasi ditempa dalam suasana yang lebih dekat dengan pengalaman nyata.

Bagi para peserta, arena Jambore dan Raimuna menjadi tempat untuk berkompetisi sekaligus bertemu dengan anggota Pramuka dari pangkalan lain. Interaksi tersebut membuka ruang bagi mereka untuk memperluas persahabatan, bertukar pengalaman dan belajar menghargai perbedaan.

Serma Agus Wibowo mengatakan, kegiatan kepramukaan memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga karakter dan mental yang kuat.

“Pramuka merupakan wadah yang sangat baik untuk membentuk kedisiplinan, kemandirian, keberanian dan jiwa kebersamaan. Kami berharap adik-adik Pramuka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan dalam kegiatan tersebut tidak semestinya hanya diukur dari jumlah kemenangan yang diraih dalam perlombaan. Lebih dari itu, pengalaman selama mengikuti kegiatan diharapkan mampu menjadi bekal bagi peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, para peserta diajak menjadikan Jambore dan Raimuna sebagai kesempatan untuk belajar bekerja sama, membangun solidaritas dan memperkuat rasa persaudaraan.

Pada akhirnya, peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kecamatan Gesi tidak berhenti pada seremoni. Di balik ratusan peserta yang berkumpul di Lapangan Desa Poleng, terdapat proses pendidikan karakter yang diarahkan untuk menyiapkan generasi muda agar mampu tumbuh sebagai pribadi yang mandiri, bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang menjadi ruh gerakan Pramuka, Jambore dan Raimuna Kwaran Gesi diharapkan meninggalkan pengalaman yang tidak hanya dikenang sebagai sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan peserta dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan mereka.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *