Jalan Lingkar Karya Bersama di Ketapang Rusak Selama 20 Tahun, Pemerintah Diminta Bertindak

  • Bagikan
IMG 20260727 WA0020

KETAPANG, TRANSTVNEWS.COM – Kondisi Jalan Lingkar Karya Bersama di Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan disebut telah berlangsung selama kurang lebih dua dekade.

Pantauan kru media Trans TV News saat melakukan kegiatan monitoring dan kontrol sosial pada Sabtu (25/7/2026), menemukan sejumlah titik kerusakan di sepanjang ruas jalan tersebut. Kondisi badan jalan tampak mengalami penurunan kualitas dan belum mendapatkan penanganan yang dinilai memadai.

Kerusakan yang berlangsung dalam waktu panjang itu dikeluhkan masyarakat setempat. Warga menyebut, kondisi jalan tersebut bukan persoalan baru karena telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan menyeluruh.

“Jalan ini sudah lama tidak diperbaiki dan tidak dirawat. Kurang lebih sudah 20 tahun kondisinya seperti ini. Sesekali memang ada peninjauan dari dinas terkait, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan mengenai kapan jalan ini akan diperbaiki,” ujar salah seorang warga.

Menurut warga, kerusakan jalan tersebut berdampak terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat. Selain menghambat mobilitas, kondisi jalan yang rusak juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama ketika dilalui kendaraan roda dua maupun kendaraan pengangkut barang.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi Jalan Lingkar Karya Bersama. Warga juga meminta agar dilakukan pemeriksaan dan pemetaan secara menyeluruh untuk mengetahui tingkat kerusakan serta kebutuhan anggaran perbaikannya.

“Kami berharap pemerintah tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi juga memberikan solusi nyata. Masyarakat membutuhkan jalan yang layak dan aman untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” ungkap warga lainnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, masyarakat berharap Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Ketapang dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut dan mendorong instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi serta mengambil langkah perbaikan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.

Pemerintah Kabupaten Ketapang juga diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status penanganan Jalan Lingkar Karya Bersama, termasuk apakah ruas jalan tersebut telah masuk dalam rencana pembangunan atau pemeliharaan infrastruktur daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Ketapang maupun dinas teknis terkait mengenai rencana perbaikan Jalan Lingkar Karya Bersama.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *