SURAKARTA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0735/Surakarta terus menunjukkan progres positif. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Kamis (16/7/2026), personel Satgas TMMD bersama pemerintah daerah, instansi terkait, organisasi kemasyarakatan, serta warga setempat memusatkan pekerjaan pada pemasangan warmes dan begesting sebagai bagian dari pembangunan saluran drainase di kawasan Makam Bergolo, RT 02 dan RT 06/RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD berupa perbaikan saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter, yang dipadukan dengan pekerjaan pavingisasi sepanjang 97 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mengurangi potensi genangan air di kawasan permukiman.
Sejak pagi, personel Satgas TMMD bekerja berdampingan dengan masyarakat dalam suasana gotong royong. Tahapan pemasangan warmes dan begesting menjadi proses penting karena berfungsi sebagai penyangga konstruksi sebelum pengecoran saluran dilakukan. Ketelitian dan kekuatan struktur pada tahap ini menjadi faktor penentu kualitas bangunan yang akan digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Komandan Koramil (Danramil) 03/Serengan, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., turun langsung ke lokasi untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh personel. Di tengah cuaca yang cukup terik, ia mengingatkan seluruh anggota Satgas agar tetap menjaga semangat, disiplin, dan kekompakan dalam menyelesaikan seluruh target pembangunan.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari terbangunnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan kepentingan bersama.
“Setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan dengan baik agar hasilnya benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang lama. Target penyelesaian selama 30 hari harus dicapai tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kondisi kesehatan seluruh personel mengingat intensitas pekerjaan yang cukup tinggi selama pelaksanaan TMMD. Karena itu, setiap anggota diminta tetap memperhatikan prosedur keselamatan kerja agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar hingga penutupan program.
Semangat gotong royong yang tercermin selama pelaksanaan TMMD menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan. Kehadiran masyarakat yang turut bekerja bersama personel TNI menunjukkan bahwa kolaborasi lintas unsur tetap menjadi fondasi penting dalam membangun infrastruktur sekaligus memperkuat kebersamaan di tingkat lingkungan.
Melalui TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026, Kodim 0735/Surakarta berharap pembangunan saluran air dan pavingisasi di Kelurahan Serengan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan, serta mendukung terciptanya kawasan permukiman yang lebih tertata, aman, dan nyaman.












