Danramil Boyolali Tanamkan Nilai Kebangsaan kepada Siswa Baru SMAN 1 Boyolali

  • Bagikan
IMG 20260716 WA0059

Boyolali — Upaya memperkuat karakter generasi muda melalui pendidikan nilai-nilai kebangsaan terus menjadi perhatian berbagai elemen, termasuk TNI. Memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, Komando Rayon Militer (Koramil) 01/Kota Boyolali memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada ratusan siswa baru SMAN 1 Boyolali, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Boyolali, Jalan Kates No. 8, Madumulyo, Pulisen, tersebut menghadirkan Danramil 01/Kota Boyolali, Kapten Inf Guntur, sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya membangun karakter pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Menurut Kapten Inf Guntur, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak lagi sebatas persoalan fisik, melainkan juga pengaruh perkembangan teknologi informasi yang membawa berbagai ideologi, paham, maupun informasi yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan Indonesia.

Oleh karena itu, ia menilai penguatan Wawasan Kebangsaan perlu ditanamkan sejak dini sebagai fondasi pembentukan karakter. Dengan pemahaman yang baik mengenai sejarah bangsa, nilai-nilai kebhinekaan, serta pentingnya persatuan, para pelajar diharapkan memiliki daya tahan terhadap berbagai pengaruh negatif yang berpotensi mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam penyampaiannya, Kapten Inf Guntur juga mengajak para siswa memahami makna Wawasan Nusantara sebagai cara pandang bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan nasional yang harus dijaga bersama melalui sikap saling menghormati, toleransi, serta semangat gotong royong.

Selain membahas nilai-nilai kebangsaan, para peserta MPLS juga diberikan motivasi agar memanfaatkan masa sekolah sebagai periode membangun kualitas diri. Ia mengingatkan pentingnya menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perundungan, hingga penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di media sosial.

Kapten Inf Guntur menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai calon pemimpin masa depan. Karena itu, kedisiplinan, tanggung jawab, etika, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial harus mulai dibangun sejak berada di bangku sekolah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Koramil 01/Kota Boyolali, Kodim 0724/Boyolali, dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui edukasi Wawasan Kebangsaan di lingkungan pendidikan. Sinergi antara TNI dan sekolah dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan semangat bela negara kepada peserta didik.

Melalui pembekalan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Dengan karakter yang disiplin, berintegritas, dan cinta tanah air, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang mampu membawa Indonesia menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *