Wonogiri — Upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat terus dilakukan melalui pendekatan komunikasi yang humanis. Babinsa Koramil 11/Manyaran Kodim 0728/Wonogiri, Serka Agus Suranto, melaksanakan kegiatan anjangsana dan komunikasi sosial (komsos) bersama perangkat desa serta tokoh masyarakat di Balai Desa Karanglor, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang secara rutin dilakukan aparat kewilayahan TNI AD untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi lintas elemen dalam menciptakan stabilitas keamanan, ketertiban, dan mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan pemerintah.
Dalam suasana yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Serka Agus Suranto berdialog dengan perangkat desa serta sejumlah tokoh masyarakat mengenai berbagai isu strategis di tingkat desa. Pembahasan tidak hanya berfokus pada pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, tetapi juga menekankan penguatan nilai persatuan, kebersamaan, serta budaya gotong royong sebagai fondasi kehidupan sosial masyarakat.
Menurut Serka Agus, komunikasi sosial menjadi instrumen penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat. Melalui interaksi yang berkesinambungan, berbagai aspirasi warga dapat terserap dengan baik sehingga setiap program pemerintah dapat dijalankan secara efektif melalui dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi mitra pemerintah desa dalam membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam setiap program pembangunan,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Karanglor, Hardo Suwito, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai keberhasilan berbagai program nasional sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi generasi muda. Selain itu, ia juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa.
Hardo Suwito menegaskan bahwa Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama seluruh komponen masyarakat siap menjaga stabilitas wilayah melalui penguatan disiplin, ketertiban, serta pelestarian budaya gotong royong, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.
“Kami siap mendukung seluruh program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat harus terus dipertahankan agar keamanan, ketertiban, serta semangat gotong royong di Kecamatan Manyaran tetap terjaga,” ujarnya.
Kegiatan anjangsana tersebut sekaligus mencerminkan pendekatan teritorial yang menempatkan komunikasi sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Dengan hubungan yang semakin erat antara Babinsa, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat, diharapkan berbagai program pembangunan dapat terlaksana secara optimal serta mampu mendorong terciptanya lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif bagi kemajuan wilayah Kabupaten Wonogiri.












