BOYOLALI – Komitmen menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan jajaran TNI bersama masyarakat. Anggota Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin Serma Kuat Kholib melaksanakan karya bhakti pembersihan saluran irigasi bersama warga di Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.
Kegiatan yang berlangsung secara gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar, endapan lumpur, serta berbagai jenis sampah yang berpotensi menghambat aliran air menuju lahan pertanian. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga fungsi irigasi agar tetap optimal dalam mendukung kebutuhan pengairan areal persawahan milik warga.
Sejak pagi, anggota TNI dan masyarakat tampak bekerja berdampingan membersihkan saluran irigasi yang menjadi urat nadi pertanian desa. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur pertanian yang memiliki peran strategis bagi keberlangsungan produksi pangan.
Serma Kuat Kholib menjelaskan bahwa kelancaran distribusi air menjadi faktor utama dalam menunjang produktivitas pertanian, khususnya pada komoditas padi yang menjadi sumber penghidupan sebagian besar warga setempat.
“Pembersihan saluran irigasi ini bertujuan memastikan aliran air menuju area persawahan tetap lancar sehingga kebutuhan pengairan tanaman dapat terpenuhi dengan baik. Dengan kondisi irigasi yang terawat, hasil pertanian diharapkan semakin meningkat dan mampu mendukung ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemeliharaan saluran irigasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun TNI, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci agar sarana pengairan dapat berfungsi secara berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian, kegiatan karya bhakti tersebut juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan warga. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Desa Catur menjadi cerminan nilai kebersamaan yang masih terjaga kuat di tengah kehidupan pedesaan.
Warga menyambut positif kegiatan tersebut karena keberadaan saluran irigasi yang bersih dan lancar sangat menentukan keberhasilan musim tanam. Dengan pengairan yang memadai, para petani memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga stabilitas produksi pangan.
Melalui karya bhakti ini, Koramil 10/Sambi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeliharaan infrastruktur pertanian semakin meningkat. Upaya kolektif dalam menjaga saluran irigasi dinilai menjadi langkah strategis untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Catur dan wilayah sekitarnya.












