Babinsa Dampingi Distribusi 8.000 Liter Air Bersih BBWS Bengawan Solo untuk Warga Terdampak Kekeringan di Sragen

  • Bagikan
IMG 20260728 WA0096

SRAGEN – Respons cepat terhadap dampak musim kemarau kembali ditunjukkan melalui sinergi antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan TNI Angkatan Darat. Sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan kepada warga Dukuh Grengseng RT 05, Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Selasa (28/7/2026), sebagai langkah membantu masyarakat yang mulai mengalami krisis air bersih akibat menurunnya debit sumber air.

Proses distribusi bantuan mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Desa Poleng Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, Sertu Kokok JN. Kehadiran Babinsa bertujuan memastikan seluruh rangkaian penyaluran berlangsung aman, tertib, serta tepat sasaran sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.

Bantuan air bersih dikirim menggunakan dua unit truk tangki milik BBWS Bengawan Solo. Masing-masing kendaraan mengangkut 4.000 liter air, sehingga total bantuan mencapai 8.000 liter. Setibanya di lokasi, air dialirkan ke tandon penampungan untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator Sarana dan Prasarana Alat Berat BBWS Bengawan Solo Gerry Lanang Dwi Wibowo, Pengawas Juru Jaringan Irigasi Air Tanah Dony Wijaya, Ketua RT 05 Dukuh Grengseng Slamet Riyadi, Babinsa Desa Poleng Sertu Kokok JN, serta masyarakat setempat yang secara bergotong royong membantu proses penyaluran air hingga ke lingkungan permukiman.

Sertu Kokok JN menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendampingi masyarakat menghadapi berbagai persoalan di wilayah binaan, termasuk dampak kekeringan yang mulai dirasakan pada musim kemarau.

“Air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat. Kehadiran kami dalam pendampingan ini untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan lancar, tertib, dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini mampu meringankan beban masyarakat hingga kondisi sumber air kembali normal,” ujarnya.

Di sisi lain, masyarakat menyambut bantuan tersebut dengan penuh antusias. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah warga mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi, hingga kebutuhan sanitasi. Kehadiran bantuan dari BBWS Bengawan Solo menjadi solusi sementara yang sangat berarti di tengah keterbatasan pasokan air.

Penyaluran air bersih ini sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, instansi teknis, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan musim. Sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut sehingga penanganan kekeringan dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *