Polres Bojonegoro Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Kumpulrejo

  • Bagikan
IMG 20260904 WA0082

BOJONEGORO — Musim kemarau yang berkepanjangan mulai memberi tekanan terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro. Di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, menurunnya debit sumber air membuat sebagian masyarakat menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Polres Bojonegoro menyalurkan 25.000 liter air bersih kepada warga Desa Kumpulrejo, Jumat (4/9/2026). Bantuan itu menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap mendapat perhatian.

Penyaluran dipimpin langsung oleh Ka SPKT Polres Bojonegoro IPTU Rahmad Abdul Basuki bersama sejumlah personel. Air bersih didistribusikan secara langsung kepada masyarakat di lokasi yang membutuhkan.

Bagi warga Kumpulrejo, bantuan tersebut hadir ketika kondisi sumber air semakin terbatas. Debit sumber air yang sebelumnya menjadi salah satu tumpuan masyarakat mengalami penurunan secara drastis seiring berlangsungnya musim kemarau. Situasi itu berdampak langsung terhadap pemenuhan kebutuhan rumah tangga.

IPTU Rahmad Abdul Basuki mengatakan, penyaluran air bersih merupakan wujud kepedulian pimpinan Polres Bojonegoro terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak kemarau.

“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Polri akan terus hadir dan berupaya memberikan pelayanan serta membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di tengah kondisi kemarau seperti saat ini,” ujar Basuki kepada wartawan di lokasi.

Menurut Basuki, persoalan kekurangan air bersih tidak hanya membutuhkan respons sesaat, tetapi juga kepedulian dan sinergi berbagai pihak. Karena itu, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan tidak berhenti pada pendistribusian bantuan, tetapi sekaligus memperkuat komunikasi serta hubungan antara aparat dan warga.

Kondisi kekeringan memang dapat berkembang menjadi persoalan sosial apabila kebutuhan dasar masyarakat tidak segera diantisipasi. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendasar, bukan hanya untuk konsumsi, tetapi juga untuk berbagai aktivitas rumah tangga.

Bagi masyarakat yang terdampak, setiap bantuan air memiliki arti penting. Distribusi 25.000 liter air tersebut setidaknya memberikan ruang bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika sumber air di lingkungan mereka mulai tidak lagi mencukupi.

Sumiati, salah seorang warga Desa Kumpulrejo, mengapresiasi kepedulian Polres Bojonegoro. Ia mengatakan, bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat yang mulai merasakan dampak berkurangnya debit sumber air.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bojonegoro atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga,” ungkap Sumiati.

Penyaluran air bersih itu sekaligus memperlihatkan bagaimana kehadiran institusi kepolisian dapat mengambil peran di luar fungsi penegakan hukum, terutama ketika masyarakat berhadapan dengan situasi darurat yang menyangkut kebutuhan dasar.

Di tengah kemarau yang belum sepenuhnya berakhir, dukungan lintas sektor menjadi penting agar masyarakat di wilayah rawan kekeringan tetap memperoleh akses terhadap air bersih. Bagi warga Kumpulrejo, 25 ribu liter air yang datang hari itu bukan sekadar bantuan, melainkan juga bentuk perhatian di tengah tekanan musim yang panjang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *