Babinsa dan Warga Sambirejo Bergotong Royong Bongkar Rumah, Persiapan Hunian Baru yang Lebih Permanen

  • Bagikan
IMG 20260904 WA0116

SRAGEN — Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan warga Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. Di tengah aktivitas masyarakat pada Jumat (4/9/2026), Babinsa bersama anggota Koramil 20/Plupuh turun langsung membantu membongkar rumah milik Hadi (51), warga Dukuh Karang RT 11.

Kegiatan tersebut dipimpin Babinsa Desa Sambirejo, Serka Wiyadi, bersama dua anggota Koramil 20/Plupuh. Mereka bekerja berdampingan dengan perangkat desa dan masyarakat untuk membongkar rumah sederhana milik Hadi yang sebagian besar masih menggunakan konstruksi kayu.

Pembongkaran bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan menjadi langkah awal bagi keluarga Hadi untuk membangun hunian baru yang lebih kokoh dan permanen. Rumah lama tersebut rencananya akan digantikan dengan bangunan yang menggunakan material batu bata.

Sejak pagi, suasana di sekitar rumah dipenuhi aktivitas warga. Babinsa, anggota Koramil, perangkat desa, dan masyarakat secara bersama-sama melepas bagian-bagian bangunan yang masih dapat dibongkar. Pekerjaan yang apabila dilakukan seorang diri membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar, menjadi lebih ringan melalui kerja bersama.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan peran aparat kewilayahan yang tidak hanya hadir dalam konteks tugas keamanan dan pertahanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial di wilayah binaannya.

Serka Wiyadi mengatakan, keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi warga sekaligus upaya menjaga hubungan yang erat antara TNI dan masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu meringankan pekerjaan warga. Kegiatan seperti ini juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

Bagi Hadi, bantuan tersebut memberikan arti tersendiri. Ia mengaku pekerjaan membongkar rumah menjadi jauh lebih ringan karena dilakukan bersama-sama oleh Babinsa, anggota Koramil, perangkat desa, dan warga sekitar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, anggota Koramil, perangkat desa dan warga yang sudah membantu. Dengan gotong royong ini pekerjaan pembongkaran rumah menjadi lebih ringan,” ungkapnya.

Pembangunan rumah baru selanjutnya diharapkan dapat berjalan lancar hingga seluruh tahapan selesai. Bagi keluarga Hadi, hunian tersebut bukan hanya menjadi bangunan pengganti rumah lama, tetapi juga diharapkan menjadi tempat tinggal yang lebih kuat, aman, dan nyaman bagi keluarga.

Di Sambirejo, gotong royong kembali menunjukkan perannya sebagai kekuatan sosial yang mampu mempertemukan aparat, pemerintah desa, dan masyarakat dalam satu pekerjaan. Dari sebuah rumah yang dibongkar, tumbuh pula kebersamaan yang menjadi modal penting bagi kehidupan warga di tingkat desa.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *