Babinsa Kalijambe dan Warga Bergotong Royong Perkuat Jalan Kampung di Tegalombo

  • Bagikan
IMG 20260903 WA0077

SRAGEN — Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan pembinaan. Di Dukuh Sumber, Desa Tegalombo, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, kepedulian tersebut tampak dalam kerja nyata memperbaiki fasilitas umum yang menjadi bagian penting dari aktivitas warga sehari-hari.

Kamis (3/9/2026), Serka Heriyanto, Babinsa Koramil 18/Kalijambe, bersama dua personel Koramil dan masyarakat setempat melaksanakan karya bakti berupa pembereman jalan. Mereka bekerja bersama memperkuat dan merapikan bagian sisi jalan kampung yang digunakan warga untuk menunjang berbagai aktivitas.

Pembereman dilakukan pada bagian tepi jalan untuk membantu menjaga struktur jalan tetap kokoh sekaligus memperbaiki kerapian lingkungan. Pekerjaan sederhana tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena kondisi jalan yang terawat turut mendukung kelancaran mobilitas warga.

Sejak kegiatan dimulai, personel Koramil dan warga terlihat bekerja secara bergotong royong. Material dikerjakan dan dirapikan bersama, sementara warga turut mengambil bagian dalam setiap tahapan pekerjaan. Tidak tampak sekat antara aparat dan masyarakat; pekerjaan berlangsung dalam suasana kebersamaan.

Bagi Babinsa, karya bakti bukan semata-mata menyelesaikan pekerjaan fisik. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan warga di wilayah binaan.

Serka Heriyanto mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya mendorong warga untuk menjaga fasilitas umum secara bersama-sama.

“Kami hadir membantu warga sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap lingkungan. Jalan ini merupakan fasilitas bersama, sehingga perawatannya juga menjadi tanggung jawab bersama,” kata Serka Heriyanto.

Menurutnya, keberadaan jalan yang baik memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan masyarakat. Karena digunakan setiap hari, pemeliharaan jalan tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat.

Di sisi lain, karya bakti juga membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara Babinsa dan warga. Interaksi langsung dalam kegiatan bersama memungkinkan aparat kewilayahan memahami kondisi lingkungan serta berbagai kebutuhan masyarakat secara lebih nyata.

Serka Heriyanto menegaskan, nilai utama dari kegiatan tersebut tidak hanya terletak pada hasil pekerjaan fisik yang dilakukan, tetapi juga pada semangat kebersamaan yang tumbuh selama prosesnya.

“Yang paling penting bukan hanya hasil pekerjaannya, tetapi semangat gotong royong yang harus terus dipertahankan. TNI bersama rakyat harus selalu kompak dalam membangun dan menjaga lingkungan,” tegasnya.

Karya bakti di Dukuh Sumber menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana fasilitas umum dapat dirawat melalui kolaborasi. Ketika aparat dan masyarakat bergerak dalam semangat yang sama, pekerjaan yang menyangkut kepentingan bersama tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih tertata, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *