Babinsa Jayengan Rangkul Pengrajin Perak, Perkuat Komunikasi dan Keamanan Lingkungan

  • Bagikan
IMG 20260903 WA0052

SURAKARTA — Aktivitas masyarakat menjadi bagian penting dalam perhatian aparat kewilayahan. Tidak hanya menyambangi lingkungan permukiman, Babinsa Jayengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Rohmad, juga membangun komunikasi dengan pelaku usaha dan pengrajin yang menjalankan aktivitas ekonomi di wilayah binaannya.

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama Adam, seorang pembuat sekaligus pengrajin perak yang berdomisili di RT 02/RW 07, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Serka Rohmad memanfaatkan kesempatan itu untuk mendengar secara langsung perkembangan aktivitas warga sekaligus menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.

Menurutnya, terciptanya wilayah yang aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada aparat keamanan. Masyarakat memiliki peran yang sama penting, terutama dalam membangun kepedulian dan komunikasi di lingkungan masing-masing, mulai dari tingkat RT hingga RW.

“Menjaga kondusivitas wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, komunikasi dan kepedulian antarwarga perlu terus dibangun,” pesan Serka Rohmad.

Komsos tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat. Interaksi secara langsung dinilai penting agar aparat kewilayahan dapat memahami dinamika yang berkembang serta memperoleh informasi mengenai berbagai persoalan yang mungkin muncul di tengah masyarakat.

Pendekatan semacam ini diharapkan tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih terbuka antara Babinsa dengan warga. Dengan komunikasi yang terjalin baik, potensi persoalan di lingkungan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Adam menyambut positif kehadiran Babinsa yang secara rutin berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat kewilayahan secara langsung membuat hubungan antara Babinsa dan warga terasa semakin dekat.

“Kami merasa senang dengan adanya Babinsa yang bersilaturahmi dan berinteraksi langsung dengan warga. Kehadirannya membuat kami merasa dekat karena Babinsa selalu ada di tengah-tengah masyarakat,” ujar Adam.

Bagi masyarakat Jayengan, komunikasi langsung semacam itu menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan sosial sekaligus membangun lingkungan yang aman dan nyaman. Di sisi lain, bagi Babinsa, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk terus memahami kondisi wilayah binaan dari dekat.

Melalui komunikasi yang konsisten dan keterlibatan langsung bersama masyarakat, sinergi antara aparat kewilayahan dan warga diharapkan semakin kuat. Dari hubungan yang terjaga itulah, suasana lingkungan yang harmonis, aman, dan kondusif dapat terus dipelihara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *