ACEH SELATAN — Kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak semata diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat komunikasi yang terbuka dan kedekatan dengan warga. Hal tersebut dilakukan personel Polsek Labuhanhaji Timur, Polres Aceh Selatan, Polda Aceh, melalui kegiatan sambang dan dialogis yang rutin dilaksanakan di wilayah hukumnya, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendeteksi sejak dini berbagai potensi gangguan yang dapat mengusik ketenteraman warga.
Dalam kegiatan sambang, personel kepolisian menyempatkan diri berdialog langsung dengan masyarakat. Komunikasi dibangun secara humanis dan terbuka, sehingga warga memiliki ruang untuk menyampaikan informasi, keluhan maupun aspirasi mengenai situasi keamanan di lingkungan masing-masing.
Pendekatan tersebut dinilai penting karena kondisi keamanan di suatu wilayah tidak hanya dapat dipantau melalui kegiatan kepolisian, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan dinamika lingkungan.
Dalam dialog tersebut, personel Polsek Labuhanhaji Timur mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Masyarakat juga diminta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan kejadian, aktivitas, atau kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan sebelum persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Labuhanhaji Timur, mengatakan kegiatan sambang merupakan salah satu langkah preventif untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dengan kehadiran Polri. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, kami mengajak masyarakat agar terus menjaga kekompakan dan peduli terhadap situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung dengan masyarakat memungkinkan kepolisian memperoleh gambaran lebih utuh mengenai kondisi keamanan di lapangan. Di sisi lain, kedekatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Melalui kegiatan sambang dan dialogis yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Labuhanhaji Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Polisi tidak hanya bertugas ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga berupaya mencegah persoalan melalui pendekatan persuasif dan kemitraan dengan warga.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan sistem keamanan lingkungan yang lebih kuat. Dengan kepedulian bersama dan komunikasi yang terjaga, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dikenali serta dicegah sedini mungkin.
Upaya tersebut pada akhirnya diharapkan mampu mempertahankan situasi wilayah Labuhanhaji Timur agar tetap aman, tertib dan kondusif, sekaligus menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.












