Perkuat Iman dan Kebersamaan, Polres Ngawi Rutin Gelar Dzikir Pagi dan Sore

  • Bagikan
Unnamed (15)

NGAWI — Polres Ngawi terus memperkuat pembinaan rohani dan mental personel sebagai bagian dari upaya membangun anggota Polri yang profesional sekaligus memiliki integritas dan ketakwaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan dzikir pagi dan sore yang dilaksanakan secara rutin.

Dzikir pagi digelar di Masjid Miftahul Huda Polres Ngawi setelah pelaksanaan apel pagi. Kegiatan tersebut diawali dengan salat dhuha dan diikuti oleh seluruh personel Polres Ngawi yang beragama Islam.

Tidak hanya pada pagi hari, pembinaan rohani juga dilanjutkan melalui dzikir sore. Kegiatan yang dilakukan secara konsisten itu menjadi ruang bagi personel untuk sejenak menenangkan diri, memperkuat kebersamaan, serta merefleksikan kembali nilai-nilai pengabdian dalam menjalankan tugas kepolisian.

Bagi Polres Ngawi, pembinaan keagamaan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya membangun fondasi moral personel. Ketenangan batin dan kekuatan spiritual dinilai dapat menjadi bekal penting bagi anggota ketika menghadapi beragam tantangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengatakan kegiatan dzikir merupakan salah satu sarana untuk membangun ketenangan batin sekaligus memperkuat karakter personel.

“Kita ingin setiap personel tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki landasan iman dan ketakwaan yang kuat. Dengan membiasakan dzikir dan doa, semoga hati menjadi lebih tenang, tugas diberikan kelancaran, serta kita senantiasa diberikan kekuatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Prayoga, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, kekuatan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku anggota ketika menjalankan tugas. Personel yang memiliki landasan moral dan keimanan diharapkan mampu menjalankan kewenangannya secara bijaksana, humanis, serta tetap berpegang pada nilai integritas.

Pembinaan rohani tersebut juga diharapkan dapat memperkuat rasa tanggung jawab personel terhadap tugas yang diemban. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat tidak hanya ditopang oleh kemampuan profesional, tetapi juga oleh kesadaran bahwa setiap tugas kepolisian merupakan bagian dari pengabdian.

“Semoga kegiatan ini terus istiqamah dan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap tugas yang kita laksanakan adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Melalui kegiatan dzikir pagi dan sore yang dilakukan secara berkesinambungan, Polres Ngawi berupaya menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya disiplin dan profesional, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, ketulusan, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *