Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kodim Wonogiri Tekankan Akhlak dan Profesionalisme Prajurit

  • Bagikan
IMG 20260827 WA0075

WONOGIRI — Kodim 0728/Wonogiri menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Kartika, Kamis (27/8/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum bagi jajaran prajurit untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Peringatan Maulid Nabi tersebut mengangkat tema, “Dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat TNI Prima dan Kuat Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat.”

Kegiatan diikuti personel Kodim 0728/Wonogiri beserta jajaran. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan tausiyah yang disampaikan Ustadz Ahans Mahabbie, S.S., M.A., Pengasuh Pondok Pesantren Honocoroko Wonogiri, serta doa bersama.

Dalam sambutannya, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan yang disampaikan melalui Kasdim Mayor Inf Safrudin menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi agenda keagamaan, tetapi juga ruang refleksi untuk memahami dan mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW.

Menurutnya, perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW memberikan pelajaran mengenai akhlak, kepemimpinan, kesederhanaan, keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan, serta semangat perjuangan dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai kebaikan.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mengimplementasikan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam melaksanakan tugas sebagai prajurit TNI,” ujarnya.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, relevan dengan tugas prajurit TNI yang tidak hanya dituntut memiliki profesionalisme dan disiplin, tetapi juga harus mampu membangun hubungan yang erat dengan masyarakat.

Kehadiran prajurit di tengah masyarakat, menurutnya, harus memberikan manfaat nyata. TNI diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga, sekaligus menjaga semangat persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan sosial.

Semangat gotong royong menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun hubungan tersebut. Melalui kebersamaan antara TNI dan masyarakat, berbagai tantangan dapat dihadapi dengan mengedepankan kepentingan bersama serta menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Kodim 0728/Wonogiri itu pun menjadi pengingat bahwa kekuatan institusi tidak hanya bertumpu pada kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga pada karakter, integritas, dan kedekatan dengan rakyat.

Melalui momentum tersebut, Kodim 0728/Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat.

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan mampu diterjemahkan ke dalam sikap dan tindakan nyata setiap prajurit dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *