BOYOLALI — Masjid Ar-Rahman Makodim 0724/Boyolali dipenuhi suasana religius ketika keluarga besar Kodim 0724/Boyolali memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang diikuti para prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) Kodim 0724/Boyolali tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh personel untuk memperkuat keimanan sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai moral dalam menjalankan tugas pengabdian.
Rangkaian peringatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta saritilawah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan doa bersama. Pesan keagamaan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut diarahkan pada pentingnya menjadikan kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW sebagai sumber keteladanan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai prajurit dan aparatur negara.
Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau agenda tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus mampu mendorong setiap personel melakukan introspeksi dan memperbaiki kualitas diri.
“Keteladanan Rasulullah SAW harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas. Sifat jujur, amanah, fathonah dan tabligh harus menjadi karakter setiap personel,” tegas Gunawan.
Ia menjelaskan, empat sifat utama Rasulullah tersebut memiliki keterkaitan erat dengan tuntutan profesionalitas prajurit dan aparatur negara. Kejujuran menjadi landasan dalam menjalankan amanah, kecerdasan diperlukan untuk menghadapi berbagai persoalan, sedangkan kemampuan menyampaikan kebenaran menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kepercayaan di tengah masyarakat.
Bagi prajurit TNI, nilai-nilai tersebut bukan sekadar prinsip moral, melainkan bagian dari fondasi dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Pengabdian, kata dia, harus selalu ditempatkan dalam kerangka kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Kita Mantapkan Bersama Rakyat TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat.” Tema tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kedekatan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat sebagai bagian dari kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian.
Selain memperkuat nilai spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Kodim 0724/Boyolali. Hubungan yang harmonis di antara personel dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan tugas.
Gunawan berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW tidak berhenti dalam pesan yang disampaikan saat peringatan Maulid. Ia mendorong seluruh prajurit dan PNS Kodim 0724/Boyolali untuk menerapkannya secara nyata melalui sikap, perilaku, serta pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dengan demikian, semangat pengabdian tidak hanya tercermin dari kemampuan menjalankan tugas secara disiplin, tetapi juga dari integritas, keikhlasan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Peringatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para peserta memanjatkan permohonan kepada Allah SWT agar seluruh personel Kodim 0724/Boyolali senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, kesehatan, petunjuk, serta keberkahan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.












