Kemarau Makin Menekan, Kodim 0813 Bojonegoro Distribusikan 6.000 Liter Air ke Kedungsari

  • Bagikan
IMG 20260821 WA0063

BOJONEGORO — Musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir mulai memberikan tekanan terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro. Kondisi tersebut turut dirasakan masyarakat Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Kodim 0813 Bojonegoro turun langsung membantu masyarakat dengan menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada warga di RT 006 dan RT 007, RW 002, Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Jumat (21/8/2026).

Distribusi air bersih dilakukan sejak pagi dengan melibatkan personel Babinsa Koramil 0813-24/Temayang. Tidak sekadar mengantarkan bantuan, para prajurit juga turut membantu warga mengisi berbagai tempat penampungan air, mulai dari bak darurat berbahan terpal, jeriken hingga galon milik masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan TNI terhadap dampak kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat. Bantuan air diharapkan mampu menjadi penyangga kebutuhan dasar warga, terutama ketika sejumlah sumber air yang selama ini menjadi andalan masyarakat mulai mengalami kekeringan.

Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga Kedungsari. Bagi masyarakat, distribusi air tersebut sangat berarti karena keterbatasan air bersih telah dirasakan selama beberapa pekan terakhir.

Ketua RT 006 RW 002 Desa Kedungsari, Edi Siswantoro, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0813 Bojonegoro yang dinilai cepat merespons kondisi warga.

“Saya mewakili masyarakat Desa Kedungsari, khususnya warga RT 006, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dandim Bojonegoro beserta jajaran atas bantuan air bersih ini. Bagi kami, bantuan ini sangat bermanfaat sekali karena daerah kami saat ini sedang mengalami kekeringan. Semoga Kodim Bojonegoro semakin jaya,” ujar Edi.

Ungkapan serupa disampaikan Margono (47), warga RT 007 RW 002 Desa Kedungsari. Menurutnya, bantuan tersebut sedikitnya dapat mengurangi beban masyarakat yang harus menghadapi keterbatasan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa manfaat besar bagi warga yang sedang mengalami kesulitan air bersih,” tuturnya.

Sementara itu, Bati Bhakti TNI Koramil 0813-24/Temayang, Pelda Masduq Ali, mengatakan bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat.

“Semoga bantuan air bersih ini bermanfaat dan membantu meringankan beban warga,” ujarnya.

Penyaluran air bersih tersebut sekaligus menunjukkan peran TNI yang tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan kemanusiaan serta kondisi darurat di wilayah.

Bagi warga Kedungsari, ribuan liter air yang didistribusikan bukan sekadar bantuan logistik. Di tengah menyusutnya sumber-sumber air akibat musim kemarau, bantuan tersebut menjadi bentuk kehadiran negara yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Kondisi tersebut juga menjadi pengingat pentingnya pemetaan wilayah rawan kekeringan dan penguatan koordinasi antara TNI, pemerintah daerah serta unsur terkait. Langkah itu diperlukan agar distribusi bantuan air bersih dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran selama musim kemarau masih berlangsung.

Dengan semangat gotong royong dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, penanganan dampak kekeringan diharapkan tidak berhenti pada bantuan sesaat. Upaya bersama diperlukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi hingga sumber-sumber air kembali normal dan tekanan akibat musim kemarau berangsur berakhir.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *