Kapolres Gresik Rangkul 100 Driver Ojol, Perkuat Kolaborasi Jaga Kamtibmas

  • Bagikan
Site 1 image 870x 6a9102f1e6138

GRESIK – Kepolisian Resor Gresik memperkuat kemitraan dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol) sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dialog interaktif antara Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan sekitar 100 pengemudi ojol di Circuit Cafe, Kecamatan Kebomas, Kamis (27/8/2026). Dalam kesempatan yang sama, Polres Gresik juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket beras kepada para pengemudi yang hadir.

Pertemuan itu berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Para pengemudi tidak hanya menerima pesan-pesan terkait keamanan, tetapi juga memperoleh ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi ketika menjalankan aktivitas di jalan.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi kontribusi para driver ojol yang setiap hari bergerak di berbagai kawasan Kabupaten Gresik. Menurutnya, intensitas mobilitas para pengemudi membuat mereka memiliki posisi strategis dalam membantu kepolisian mendeteksi potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Ia mengajak komunitas ojol turut mengambil bagian dalam gerakan “Jogo Gresik”, sebuah semangat bersama untuk menjaga situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif.

“Keberadaan teman-teman ojol di lapangan sangat vital. Kami berharap jika melihat adanya tindak pidana atau potensi gangguan kamtibmas, dapat segera melapor ke kantor polisi terdekat, menghubungi hotline 110 atau 0811-8800-2006 (Lapor Cak Rama),” ujar AKBP Ramadhan.

Kapolres berharap komunikasi yang dibangun tidak berhenti pada pertemuan tersebut. Kemitraan antara kepolisian dan komunitas pengemudi ojol diharapkan berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan, dengan para pengemudi berperan sebagai mata dan telinga kepolisian dalam menjaga situasi keamanan di lapangan.

Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari Koko, perwakilan driver ojol. Ia menyatakan kesiapan komunitasnya untuk ikut membantu menjaga kondusivitas wilayah Gresik serta membangun komunikasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Dialog kemudian berkembang pada persoalan keselamatan berlalu lintas yang secara langsung dihadapi para pengemudi dalam kesehariannya.

Salah seorang driver, Anamin, menyampaikan keluhan mengenai penumpang yang terkadang menolak mengenakan helm ketika dibonceng. Persoalan tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi pengemudi karena berkaitan langsung dengan keselamatan penumpang maupun pengendara.

Menanggapi keluhan itu, Kapolres mengingatkan para pengemudi agar tetap mengedepankan pendekatan yang santun ketika mengedukasi penumpang mengenai kewajiban menggunakan helm. Para driver juga diminta memastikan helm yang disediakan dalam kondisi bersih, layak, dan aman digunakan.

Persoalan lain yang mendapat perhatian dalam forum tersebut adalah mekanisme penanganan kecelakaan lalu lintas.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu melaporkan kecelakaan lalu lintas kepada kepolisian. Ia sekaligus meluruskan bahwa proses pengambilan kendaraan yang berkaitan dengan perkara kecelakaan lalu lintas tidak dikenakan biaya.

“Jika mengalami atau melihat kecelakaan, segera laporkan. Kami tegaskan bahwa proses pengambilan kendaraan terkait kecelakaan lalu lintas tidak dipungut biaya alias gratis,” tegas Ipda Andreas.

Selain menjadi ruang komunikasi antara polisi dan komunitas ojol, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghargaan Polres Gresik terhadap para pengemudi yang memiliki mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat.

Bantuan sosial berupa paket beras diserahkan kepada seluruh driver ojol yang hadir. Bantuan itu menjadi simbol kepedulian sekaligus apresiasi kepolisian terhadap kontribusi para pengemudi dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan siang bersama, foto bersama, dan ramah tamah. Suasana tersebut mencerminkan upaya kepolisian membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif.

Turut mendampingi Kapolres Gresik dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas AKP M. Nur Setyabudi, Kasat Intel AKP Bagas Indra Wicaksono, Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza, serta Kasi Propam Iptu Eriq Panca Nur Patria.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *