Hadapi Era Kecerdasan Buatan, Polres Ngawi Tanamkan Etika Digital kepada Pelajar

  • Bagikan
Unnamed (12)

NGAWI — Polres Ngawi terus memperkuat literasi digital di kalangan generasi muda dengan mendorong para pelajar memahami perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara kritis, cerdas, dan bertanggung jawab.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Edukasi Paham AI yang digelar di Laboratorium Komputer SMK PGRI 1 Ngawi, Rabu (26/8/2026). Kegiatan itu diikuti 100 siswa dan menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam membekali generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif sekaligus memahami risiko yang menyertainya.

Edukasi tidak hanya memperkenalkan AI sebagai perkembangan teknologi, tetapi juga mengarahkan para siswa agar mampu menempatkan teknologi tersebut secara proporsional dalam kehidupan sehari-hari. Para pelajar didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, melainkan memiliki kemampuan memilah informasi, memahami etika digital, serta menyadari konsekuensi dari setiap penggunaan teknologi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan absensi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, serta sambutan Kepala SMK PGRI 1 Ngawi. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Tim Paham AI Polres Ngawi sebelum memasuki sesi utama berupa penyampaian materi oleh Trainer Paham AI Polres Ngawi.

Dalam penyampaian materi, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai kecerdasan buatan serta pentingnya menggunakan teknologi tersebut secara aman, produktif, dan bertanggung jawab. Pendekatan edukatif tersebut diharapkan dapat membantu pelajar menghadapi perubahan teknologi yang berkembang semakin cepat.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kabag SDM Polres Ngawi Kompol Budi Cahyono, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa perkembangan AI perlu diimbangi dengan pemahaman dan kedewasaan dalam penggunaannya.

“AI merupakan teknologi yang memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara tepat. Karena itu, para pelajar perlu memahami cara memanfaatkannya secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab, serta tetap menjunjung etika dalam bermedia digital,” ujar Kompol Budi Cahyono saat dikonfirmasi media, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, kemampuan memahami teknologi menjadi semakin penting karena ruang digital juga menghadirkan tantangan berupa derasnya arus informasi. Tanpa kemampuan literasi yang memadai, kemudahan teknologi berpotensi membuat generasi muda lebih mudah menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Karena itu, edukasi Paham AI sekaligus diarahkan sebagai langkah preventif untuk membangun pola pikir kritis di kalangan pelajar. Mereka diharapkan mampu membedakan informasi yang valid dengan informasi yang menyesatkan serta memahami batas antara pemanfaatan teknologi dan penyalahgunaannya.

“Generasi muda harus menjadi pengguna teknologi yang kritis, kreatif, dan beretika. Jangan sampai kemajuan teknologi justru disalahgunakan untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan mendapat perhatian dari para siswa. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa perkembangan AI telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda, sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan literasi teknologi sejak bangku sekolah.

Bagi Polres Ngawi, penguatan literasi digital bukan semata-mata persoalan mengenalkan teknologi baru. Lebih jauh, edukasi tersebut merupakan investasi untuk membentuk generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan pertimbangan etika, tanggung jawab, dan kesadaran sosial.

Polres Ngawi menyatakan akan terus mendorong kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Melalui pemahaman yang lebih baik terhadap AI dan ruang digital, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cakap teknologi, memiliki karakter, serta mampu menggunakan kemajuan digital untuk mendukung pendidikan dan kehidupan sosial secara konstruktif.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *