WONOGIRI — Ancaman judi online dan penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian serius di tengah kehidupan remaja yang semakin lekat dengan perkembangan teknologi dan lingkungan sosial yang dinamis. Untuk mencegah generasi muda terjerumus ke dalam dua persoalan tersebut, jajaran TNI di wilayah Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, memperkuat edukasi dan pembinaan kepada kalangan remaja.
Upaya tersebut dilakukan anggota Koramil 20/Kismantoro, Kodim 0728/Wonogiri, Pelda Hadi, melalui kegiatan sosialisasi mengenai bahaya judi online dan penyalahgunaan narkoba, Minggu (30/8/2026).
Dalam kegiatan itu, Pelda Hadi mengajak para remaja memahami bahwa judi online bukan sekadar permainan berbasis internet. Di balik kemudahan akses dan berbagai bentuk promosi yang ditawarkan, judi online dapat menimbulkan konsekuensi serius, mulai dari kerugian ekonomi, kecanduan, hingga persoalan sosial yang dapat mengganggu kehidupan pribadi maupun keluarga.
Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba memiliki dampak yang jauh lebih luas. Selain mengancam kesehatan, narkoba dapat mengganggu proses pendidikan, merusak hubungan sosial, serta menghambat masa depan generasi muda.
Pelda Hadi meminta para remaja tidak mudah terbawa ajakan atau pengaruh lingkungan yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam perilaku tersebut.
“Jangan mudah terpengaruh ajakan bermain judi online maupun menggunakan narkoba. Manfaatkan waktu untuk kegiatan yang positif,” kata Pelda Hadi.
Menurutnya, pencegahan sejak dini merupakan langkah penting. Remaja perlu dibekali pemahaman yang memadai agar mampu mengenali berbagai bentuk pengaruh negatif sekaligus memiliki keberanian untuk menolaknya.
Kegiatan pembinaan tersebut tidak berhenti pada edukasi mengenai persoalan sosial. Pada kesempatan yang sama, Pelda Hadi juga mendampingi proses penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 845 penerima manfaat di Kecamatan Kismantoro.
Pendampingan dilakukan untuk membantu memastikan proses penyaluran bantuan berlangsung secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran aparat di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan warga di wilayah binaan.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan peran Koramil 20/Kismantoro yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan pertahanan, tetapi juga hadir dalam berbagai persoalan sosial yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Melalui pembinaan teritorial dan pendampingan masyarakat secara berkelanjutan, TNI berupaya mendorong terciptanya lingkungan yang lebih kondusif sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi aktivitas yang berpotensi merusak masa depan.
Di tengah semakin mudahnya akses terhadap berbagai konten dan aktivitas melalui ruang digital, edukasi semacam ini menjadi penting. Generasi muda tidak hanya membutuhkan akses terhadap teknologi, tetapi juga kemampuan untuk menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab.












