SRAGEN — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di Desa Galeh, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen. Sekitar 300 warga ambil bagian dalam karnaval kemerdekaan yang digelar di Lapangan Dukuh Galeh RT 03, Jumat (28/8/2026).
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, karnaval tersebut tidak sekadar menjadi ruang hiburan bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi panggung kebersamaan warga sekaligus sarana menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan kemerdekaan.
Sejak pagi, warga telah memadati lokasi kegiatan. Peserta dari berbagai unsur masyarakat turut menyemarakkan karnaval dengan penuh antusias. Suasana semakin meriah ketika rombongan peserta mulai mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan.
Di tengah keramaian tersebut, personel Koramil 10/Tangen turut hadir melakukan pengamanan dan pemantauan kegiatan. Kehadiran aparat kewilayahan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian perayaan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan itu dihadiri Camat Tangen Supriyadi, S.STP., M.Si., Waka Polsek Tangen Iptu Joko S., Bati Tuud Koramil 10/Tangen Peltu M. Nurdin, Kepala Desa Galeh Triyono, S.H., jajaran Muspika Kecamatan Tangen, serta sekitar 300 peserta karnaval.
Bagi aparat kewilayahan, keterlibatan dalam kegiatan masyarakat bukan semata-mata berkaitan dengan aspek keamanan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat juga merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang mampu memperkuat hubungan antara aparat dan warga.
Peltu M. Nurdin mengatakan, karnaval kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perayaan tahunan.
“Karnaval ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mempererat persatuan. Kami dari Koramil hadir untuk mendukung agar kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar,” ujar Nurdin.
Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu terus ditanamkan dan diwariskan kepada generasi muda. Salah satu cara untuk menjaga semangat tersebut adalah menghadirkan perayaan kemerdekaan dalam bentuk kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Melalui karnaval, warga tidak hanya berkumpul dan menikmati suasana perayaan, tetapi juga membangun interaksi sosial, memperkuat gotong royong, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan dan komunitas tempat mereka tinggal.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Galeh pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni. Di tingkat masyarakat, nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan gotong royong tetap menjadi energi penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.
Dengan keterlibatan ratusan warga dan dukungan unsur TNI, Polri, serta pemerintahan kecamatan dan desa, karnaval tersebut berlangsung dalam suasana meriah, aman, dan kondusif.












