BOYOLALI — Pembangunan infrastruktur dasar terus menjadi bagian penting dalam membuka akses dan memperlancar aktivitas masyarakat. Di Dukuh Gares Sukorejo, Desa Manyaran, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda mendapat dukungan langsung dari Babinsa Koramil 16/Karanggede Kodim 0724/Boyolali, Sertu M Janan, Senin (24/8/2026).
Tidak sekadar melakukan pemantauan, Sertu M Janan turun langsung membantu para pekerja di lokasi pembangunan. Ia turut terlibat dalam pekerjaan, khususnya pada tahap pengecoran tiang penyangga serta pemasangan dan penguatan struktur besi utama jembatan.
Kehadiran Babinsa tersebut mencerminkan keterlibatan TNI dalam mendukung pembangunan fasilitas publik yang memiliki arti penting bagi masyarakat. Jembatan bukan hanya menjadi penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi bagian dari infrastruktur yang menunjang kelancaran mobilitas warga serta aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah pedesaan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu menghadirkan akses yang lebih mudah, aman, dan efisien bagi masyarakat Desa Manyaran dan wilayah sekitarnya. Dengan tersedianya akses penghubung yang memadai, warga akan lebih leluasa menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mobilitas sehari-hari serta kegiatan perekonomian.
“Pembangunan jembatan ini merupakan kepentingan bersama, sehingga perlu didukung dengan semangat gotong royong serta tetap mengutamakan keselamatan kerja,” ujar Sertu M Janan.
Menurutnya, Babinsa memiliki peran untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi kepentingan umum. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui komunikasi, pendampingan maupun keterlibatan langsung dalam kegiatan pembangunan di wilayah binaan.
Keterlibatan Babinsa juga menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Gotong royong yang terbangun di tengah proses pembangunan diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya digunakan bersama.
Dengan kerja sama antara masyarakat, pekerja, pemerintah desa, dan unsur terkait lainnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan berjalan secara tertib dan lancar. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat segera diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Desa Manyaran dan sekitarnya.
Bagi warga, jembatan yang dibangun bukan sekadar konstruksi beton dan besi, melainkan sebuah akses menuju mobilitas yang lebih baik serta peluang ekonomi yang lebih terbuka. Karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting agar pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan warga.












