BOYOLALI — Kobaran api yang muncul dari dasar jurang di Dukuh Karangmojo Lor, Desa Karangmojo, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, mengancam merambat ke kawasan permukiman warga. Kebakaran yang menghanguskan lahan milik warga seluas sekitar 6.000 meter persegi itu berhasil dikendalikan sebelum api meluas, Rabu (2/9/2026).
Kebakaran terjadi di kawasan jurangan dengan kondisi vegetasi dan lahan yang relatif kering. Api yang pertama kali terlihat dari bagian bawah jurang kemudian bergerak ke arah permukiman. Tiupan angin dan kondisi lahan yang kering membuat kobaran api berpotensi menyebar dengan cepat.
Situasi tersebut segera mendapat perhatian Babinsa Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali, Sertu Supriyanto. Setelah menerima informasi mengenai kebakaran, ia langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan koordinasi dengan unsur terkait.
Di lokasi, Babinsa berkoordinasi dengan Kasi Trantib, Bhabinkamtibmas Polsek Klego, serta perangkat Desa Karangmojo. Koordinasi dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus mengantisipasi kemungkinan api bergerak menuju rumah-rumah warga.
Petugas kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Boyolali. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan sumber daya yang tersedia agar titik api dapat segera dilokalisasi.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan petugas pemadam kebakaran membuahkan hasil. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menjalar lebih luas ke kawasan permukiman.
Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun personel yang mengalami luka. Kerugian materiil sementara berupa sejumlah pohon bambu yang terbakar.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan memasuki musim kemarau. Lahan yang kering dan mudah terbakar dapat membuat api menjalar dalam waktu singkat, terlebih apabila berada di sekitar permukiman.
Babinsa mengimbau warga agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan maupun membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Api yang semula kecil dapat dengan cepat berubah menjadi kebakaran besar apabila tidak diawasi dan dikendalikan dengan baik.
Kecepatan respons dan koordinasi lintas unsur dalam penanganan kebakaran tersebut menjadi faktor penting dalam mencegah ancaman api berkembang menjadi bencana yang lebih besar. Keselamatan warga dan perlindungan terhadap lingkungan menjadi prioritas utama dalam setiap upaya penanggulangan kebakaran di wilayah tersebut.












