Polri Imbau Massa di Sekitar DPR/MPR Akhiri Aksi, Jaga Ketertiban Ruang Publik

  • Bagikan
Image (5)

JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat yang masih berada di sekitar Gedung DPR/MPR RI untuk mengakhiri kegiatan penyampaian aspirasi secara tertib seiring malam hari mulai tiba. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban sekaligus memastikan masyarakat lainnya tetap dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.

Polri menegaskan bahwa imbauan tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Sebaliknya, kepolisian meminta seluruh pihak menjaga keseimbangan antara kebebasan menyampaikan aspirasi dan hak masyarakat lain untuk menggunakan ruang publik.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, penyampaian pendapat merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi yang tetap dihormati oleh kepolisian.

“Polri menghormati setiap penyampaian aspirasi yang dilakukan masyarakat. Namun, ketika waktu sudah memasuki malam hari, kami mengajak saudara-saudara yang masih berada di lokasi untuk bersama-sama mengakhiri kegiatan dengan tertib dan memberikan ruang kepada masyarakat lainnya untuk menjalankan aktivitas dengan nyaman,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, 26 Agustus 2026.

Menurut dia, ketertiban dalam menyampaikan aspirasi menjadi bagian penting agar kebebasan berekspresi dapat berjalan tanpa mengganggu kepentingan masyarakat secara lebih luas.

Johnny juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut menjaga situasi selama kegiatan berlangsung, termasuk Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB).

“Kami mengapresiasi seluruh masyarakat dan AMPB yang telah ikut menjaga situasi tetap tertib. Mari kita pertahankan suasana yang aman dan nyaman dengan saling menghormati kepentingan satu sama lain,” katanya.

Ia menekankan bahwa ruang publik pada hakikatnya merupakan milik bersama. Karena itu, penggunaan ruang tersebut perlu memperhatikan kepentingan berbagai kelompok masyarakat, termasuk warga yang hendak pulang, bekerja, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam konteks tersebut, Polri menyatakan akan tetap menjalankan fungsi pelayanan dan pengamanan untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat berlangsung secara tertib.

“Polri akan tetap hadir memberikan pelayanan dan memastikan seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan nyaman. Aspirasi tetap kami hormati, dan pada saat yang sama mari kita beri kesempatan kepada masyarakat lainnya untuk kembali beraktivitas,” tutur Johnny.

Polri kemudian mengajak seluruh peserta kegiatan dan masyarakat yang berada di sekitar kawasan DPR/MPR RI untuk bersama-sama mempertahankan suasana yang aman dan kondusif. Kepolisian juga mengingatkan pentingnya mengedepankan sikap saling menghormati ketika aktivitas di ruang publik mulai berakhir.

Dengan memasuki malam hari, Polri berharap masyarakat yang masih berada di lokasi dapat kembali ke rumah masing-masing secara tertib dan aman. Kepolisian menilai terciptanya situasi yang kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Pesan utama yang disampaikan Polri adalah agar penyampaian aspirasi tetap berjalan dalam koridor demokrasi, sementara kepentingan masyarakat luas untuk memperoleh rasa aman, ketenangan, serta akses terhadap ruang publik tetap terjaga.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *