BOYOLALI — Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Keyongan, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, memasuki babak akhir. Hingga Rabu (19/8/2026), progres pekerjaan telah mencapai sekitar 99 persen, menandai semakin dekatnya jembatan tersebut untuk dapat dimanfaatkan masyarakat.
Capaian itu sekaligus menjadi penanda penting bagi pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas warga serta mempermudah mobilitas dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Komandan Detasemen Zeni Bangunan (Dandenzibang) Surakarta Letkol Czi Agus S bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali Kopka M Khabib turut mendampingi sekaligus membantu kelancaran kegiatan di lapangan.
Peninjauan dilakukan secara menyeluruh dengan melihat sejumlah bagian penting dari konstruksi jembatan. Di antaranya struktur utama, lantai cor, hingga kesiapan akses pendukung di sekitar jembatan.
Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pekerjaan tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga memenuhi aspek kualitas dan keamanan sebelum infrastruktur tersebut dibuka dan digunakan oleh masyarakat.
Dandenzibang Surakarta Letkol Czi Agus S mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan, pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah berjalan dengan baik dan kini telah mencapai sekitar 99 persen.
“Kami berharap seluruh proses pengerjaan dapat segera selesai tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas dan faktor keamanan konstruksi,” ujarnya.

Di tingkat kewilayahan, pendampingan terhadap proses pembangunan juga terus dilakukan. Babinsa Kopka M Khabib menyatakan pihaknya akan menjaga koordinasi dengan seluruh unsur terkait hingga seluruh pekerjaan benar-benar dinyatakan selesai.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Gantung Garuda bukan sekadar menambah fasilitas penghubung, tetapi juga diharapkan membawa dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami terus melaksanakan pendampingan dan membantu kelancaran pembangunan di wilayah binaan. Harapannya, Jembatan Garuda ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas serta meningkatkan konektivitas antarwilayah,” ungkapnya.
Dengan tingkat penyelesaian yang telah mencapai 99 persen, perhatian kini tertuju pada tahap akhir pembangunan sebelum jembatan tersebut sepenuhnya dapat difungsikan. Penyelesaian yang tepat waktu, disertai pemenuhan standar kualitas dan keselamatan, menjadi faktor penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Bagi warga Desa Keyongan dan wilayah sekitarnya, hadirnya Jembatan Gantung Garuda diharapkan membuka akses yang lebih mudah dan efisien, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.
Kodim 0724/Boyolali melalui jajaran Koramil akan terus mendukung proses pembangunan dan berkoordinasi dengan pemerintah serta unsur terkait. Sinergi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah.












