Heli Suhardjono Nahkodai NasDem Bojonegoro, Kustaji Dipercaya sebagai Sekretaris

  • Bagikan
IMG 20260819 WA0061

SURABAYA – Estafet kepemimpinan DPD Partai NasDem Kabupaten Bojonegoro memasuki babak baru. Setelah Soehadi Moeljono mengundurkan diri dengan alasan kesehatan, kepemimpinan partai di tingkat kabupaten kini secara resmi dilanjutkan oleh Heli Suhardjono, SE, MM.

Kepastian tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD Partai NasDem Kabupaten Bojonegoro periode 2026–2029 secara simbolis oleh Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Lita Machfud Arifin, di Kantor DPW Partai NasDem Jawa Timur, Ngagel, Surabaya, Rabu (19/8/2026).

Dalam struktur kepengurusan baru tersebut, Heli Suhardjono dipercaya sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bojonegoro. Sementara posisi Sekretaris dipercayakan kepada Kustaji, SE, MM.

Penyerahan SK itu tidak sekadar menjadi seremoni pergantian kepemimpinan. Momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya fase baru bagi Partai NasDem Bojonegoro untuk menjaga kesinambungan organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta meningkatkan kerja-kerja politik yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Sebelum prosesi penyerahan SK, jajaran kepengurusan baru mendapat arahan, diskusi, serta penguatan dari Lita Machfud Arifin bersama jajaran DPW Partai NasDem Jawa Timur.

Dalam arahannya, Lita menekankan pentingnya menjaga amanah, membangun soliditas, dan menjalankan roda organisasi secara bertanggung jawab. Kepemimpinan baru diharapkan tidak berhenti pada perubahan struktur, tetapi mampu menghadirkan energi baru dalam pengelolaan organisasi dan pelayanan politik kepada masyarakat.

“Saya yakin dan percaya ke depan NasDem akan semakin diterima,” ujar Lita.

Pesan tersebut menjadi pijakan bagi kepengurusan baru untuk membangun organisasi yang lebih solid, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan sosial-politik di Bojonegoro.

Di bawah kepemimpinan Heli Suhardjono dan Kustaji, konsolidasi organisasi menjadi salah satu agenda penting yang harus dijalankan. Penguatan struktur hingga tingkat bawah, peningkatan komunikasi antarkader, serta kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian dari pekerjaan rumah yang harus diterjemahkan ke dalam program dan kerja nyata.

Pergantian kepemimpinan ini juga berlangsung di tengah dinamika politik yang terus bergerak. Karena itu, keberadaan kepengurusan baru diharapkan mampu memberikan arah organisasi yang jelas sekaligus menjaga kesinambungan agenda Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Bagi NasDem Bojonegoro, estafet kepemimpinan tersebut bukan sekadar perpindahan jabatan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi, memperkuat fondasi organisasi, dan mempersiapkan partai menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang.

Dengan diterimanya SK kepengurusan periode 2026–2029, Heli Suhardjono bersama Kustaji kini resmi mengemban mandat untuk memimpin DPD Partai NasDem Kabupaten Bojonegoro.

Tantangan berikutnya adalah bagaimana mandat tersebut diterjemahkan menjadi kerja organisasi yang terukur dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Soliditas kader, kekuatan struktur, komunikasi politik yang sehat, serta kemampuan merespons kebutuhan masyarakat akan menjadi ukuran penting bagi perjalanan kepengurusan baru tersebut.

Estafet telah berpindah tangan. Kini, kepemimpinan Heli Suhardjono dan Kustaji dituntut membuktikan bahwa perubahan kepemimpinan dapat menjadi momentum bagi Partai NasDem Bojonegoro untuk tumbuh lebih kuat, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin siap menghadapi dinamika politik ke depan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *